Tumpahan Minyak Cemari Pantai Monpera Balikpapan Sepanjang 1 Mil

ADVERTISEMENT

Tumpahan Minyak Cemari Pantai Monpera Balikpapan Sepanjang 1 Mil

Suriyatman - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 10:07 WIB
Tumpahan minyak ditemukan di Teluk Balikpapan (Suriyatman/detikcom)
Foto: Tumpahan minyak ditemukan di Teluk Balikpapan (Suriyatman/detikcom)
Balikpapan -

Tumpahan minyak terlihat di bibir Pantai Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) hingga Benua Patra di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Belum diketahui penyebab pasti asal muasal tumpahan minyak tersebut.

Dugaan sementara, minyak mentah itu berasal dari kapal tanker yang melego jangkar di sepanjang Teluk Balikpapan. Polisi mendapat laporan ada tumpahan minyak pada Minggu (8/3) sore.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada tumpahan diduga minyak mentah berasal dari kapal tanker yang lego jangkar di sekitar perairan Balikpapan sehingga terbawa arus sampai ke pesisir pantai Kemala Beach dan sekitarnya dengan bentangan pencemaran sepanjang kurang lebih 1 mil pesisir pantai hingga memasuki saluran got masyarakat sekitar," kata Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kaltim Kompol Teguh Nurgraha, Minggu (8/3/2020) malam.

Polisi sudah melakukan penyelidikan dan berkoordinasi dengan instansi terkait seperti Pertamina dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan. "Kami akan lakukan patroli untuk mencari asal usul tumpahan minyak itu, dan pasti kita akan proses," tutur Kompol Teguh.

Sementara itu, Region Manager Communication & CSR Kalimantan, Roberth Marchelino Verieza, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari DLH Kota Balikpapan ada cairan minyak di bibir Pantai sekitar Benua Patra.

"Dari laporan tersebut tim dari HSSE Pertamina RU V langsung mengecek ke lapangan. Selain itu kami juga mengecek pipa di sekitar pesisir pantai tersebut. Dari pengecekan tidak ada tanda kebocoran. Jikalau ada pasti ada peringatan yang muncul. Dilihat dari volumenya juga kecil," kata Roberth Marchelino Verieza saat dihubungi, Senin (9/3/2020).

Dia mengatakan Pertamina sudah melakukan pengecekan dan seluruh lokasi di lingkungan RU V dilaporkan dalam kondisi aman. Tidak ditemukan penampakan minyak dan bau yang mengindikasikan telah terjadinya tumpahan minyak dari aktivitas kilang RU.

"Tapi kami tetap mengambil sampel dan akan melakukan pemeriksaan. Tim sudah bergerak tinggal menunggu hasilnya. Ya pastinya membutuhkan waktu untuk menganalisis sampel yang kami ambil," tutur Roberth Marchelino Verieza.

(jbr/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT