Round-Up

Pasien Corona dari Kelompok Dansa Terus Bertambah

Tim detikcom - detikNews
Senin, 09 Mar 2020 06:21 WIB
Mobil Ambulans milik Dinkes Kota Depok merapat ke RSPI Sulianti Saroso. Menurut informasi, ambulans membawa tukang kebun dari rumah WNI yang positif Corona.
RSPI Sulianti Saroso Jakarta, tempat diisolasinya 5 pasien klaster 'kelompok dansa' yang positif virus Corona. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Enam pasien di Indonesia dikonfirmasi positif terjangkit virus Corona COVID-19 oleh pemerintah. Mayoritas pasien berasal dari klaster Jakarta atau kasus 'kelompok dansa'.

Berdasarkan kabar terakhir yang disampaikan, pasien terakhir yang masuk dalam klaster 'kelompok dansa' diberi kode kasus 5. Istilah 'kelompok dansa', merujuk pada kasus 1 yang melibatkan seorang warga Depok, orang pertama yang terjangkit COVID-19 di Indonesia. Saat itu, kasus 1 beraktivitas di lantai dansa.


Hasil dari pengkajian ini, ada empat orang yang berinteraksi dengan kasus 1, kemudian empat orang itu diisolasi di RSPI Sulianti Saroso kondisinya stabil. Namun empat orang ini sudah berinteraksi dengan kelompok di luar 'kelompok dansa', maka pemerintah sedang mempertimbangkan untuk membuat subklaster baru yang merupakan turunan dari kelompok dansa itu.


Orang-orang dari klaster dansa dan subklaster dansa sudah minta untuk diperiksa kesehatannya. Pihak Pemerintah segera memeriksa mereka, meski sejauh ini mereka tidak menyampaikan adanya keluhan kesehatan yang signifikan.

"Hari ini dari hasil (pemeriksaan), 2 kasus positif. Yang pertama kasus 5 laki-laki 55 tahun. Ini adalah hasil pemeriksaan lanjutan dari kasus klaster Jakarta. Yang tadi kita lakukan suspect bahwa yang bersangkutan confirmed positif COVID-19," kata jubir pemerintah untuk penanganan virus Corona, Achmad Yurianto, di Istana Kepresidenan, Minggu (8/3/2020).

Kemenkes: Bertambah 2 Pasien Lagi Positif Corona:

Selanjutnya
Halaman
1 2