Pembunuhan Slenderman, Film Horor Memang Bisa Pengaruhi Anak

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 08 Mar 2020 11:14 WIB
Polisi rilis pembunuhan bocah A di Sawah Besar, Jakpus
Foto: Polisi rilis pembunuhan bocah A di Sawah Besar, Jakpus (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

ABG N (15) tega membunuh seorang bocah A (5) di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Polisi menyebut tersangka kerap menonton film horor boneka pembunuh 'Chucky'. Psikolog anak menilai tontonan yang mengerikan memang bisa mempengaruhi memori masa lalu anak dan memicu anak untuk berbuat kejam.

"Potensi untuk terinspirasi dari film itu cukup besar. Kemampuan anak ketika menonton hal tersebut perlu ada filter dari fungsi berpikir dia. Kognisi berpikirnya sampai mana untuk menganalisis tontonannya. Kondisi psikologi juga berpengaruh," kata Psikolog tumbuh kembang anak, Dr. Indria Laksmi Gamayanti, M.Si saat dihubungi detikcom, Minggu (8/3/2020).

Laksmi menjelaskan bahwa tontonan yang dilihat anak terus-menerus bisa mempengaruhi persepsi anak. Karena, kata dia, setiap manusia memiliki memory past.

"Tapi apabila yang ditonton dan didengar itu sesuatu yang terus menerus, itu kan juga bisa mempengaruhi persepsi. Karena pada setiap manusia ada memory past. Ketika ada kejadian yang serupa, manusia itu melakukan recalling (memanggil ingatannya kembali)," tutur Laksmi.

Dia mencontohkan perumpamaan ketika seorang anak kerap mendengar perintah tusuk dan bunuh. Maka secara tak langsung, perintah-perintah itu akan dipakai si anak untuk menyelesaikan masalahnya.

Tonton juga Ayah Bocah Dibunuh ABG Tak Menyangka Anaknya Dibunuh Tetangga :