Istana Bicara Rekam Jejak Ahok Calon Pimpinan Ibu Kota Baru, 212: Ngawur

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 08 Mar 2020 07:35 WIB
Ketua Aliansi Anak Bangsa, Damai Hari Lubis melaporkan Menag Lukman Hakim ke Bawaslu.
Foto: Damai Hari Lubis (Dwi-detikcom)
Jakarta -

Pihak Istana mengatakan masuknya Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dalam bursa calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara Baru tak mengherankan sebab mempunyai rekam jejak mengelola Jakarta. Mujahid 212 menilai pernyataan Istana itu tidak tepat.

"Ngawur alias tidak tepat," kata Ketua Korlabi Damai Hari Lubis, yang mengatasnamakan Mujahid 212, Sabtu (7/3/2020) malam.

Damai lantas menjelaskan dua faktor penting seorang gubernur di Indonesia bisa disebut berhasil. Dia bicara soal meningkatnya pendapatan per kapita daerah.

"Identik dengan meningkatnya pendapatan per kapita (penduduk) daerah dari sumber atau badan usaha daerah oleh karena sumber-sumber ekonomi berhasil dikelola dan plus ciptakan sumber pendapatan yang signifikan serta halal, termasuk salah satu keberhasilan atau sukses adalah melalui tanda-tanda banyak lapangan usaha yang hadir berdiri atau terbukanya lapangan pekerjaan yang otomatis menekan angka pengangguran, oleh karena strategi kepala daerah yang jitu sehingga laju pertumbuhan ekonomi tetap mengarah dan tidak melenceng kepada tujuan pokok dari Pancasila dan pembukaan UUD 1945 adil, makmur dan sejahtera," ujar Damai.

Selanjutnya
Halaman
1 2