Dapat Ancaman Teror, Kedubes AS di Filipina Ditutup

Dapat Ancaman Teror, Kedubes AS di Filipina Ditutup

- detikNews
Selasa, 06 Des 2005 09:50 WIB
Jakarta - Misi diplomatik Amerika Serikat (AS) lagi-lagi mendapat ancaman teroris. Kali ini Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Manila, Filipina menerima informasi adanya ancaman keamanan yang masuk akal.Akibatnya, Kedubes terpaksa ditutup untuk umum. Demikian disampaikan Kedubes AS dalam sebuah statemen seperti diberitaka kantor berita Associated Press, Selasa (6/12/2005).Tidak ada penjelasan detail mengenai ancaman tersebut. Namun disebutkan bahwa kedutaan akan kembali melanjutkan semua layanan publik, termasuk pengurusan visa pada waktu yang dianggap tepat. "Ancaman yang kami terima, kami rasa cukup masuk akal sehingga harus dilakukan penutupan sementara layanan-layanan untuk publik," ujar juru bicara kedutaan Matthew Lussenhop kepada radio lokal DZMM.Radio tersebut melaporkan bahwa para petugas polisi tengah berada di kawasan kedutaan. Mereka berada di sana sejak kedutaan menerima ancaman bom pada Senin (5/12/2005) malam.Meski kerap disebut sebagai target potensial teroris, namun selama ini Kedubes AS di Manila jarang sekali ditutup karena alasan keamanan. Filipina merupakan markas kelompok militan Abu Sayyaf, yang disebut-sebut terkait jaringan al Qaeda pimpinan Osama bin Laden. Abu Sayyaf masuk dalam daftar AS tentang organisasi teroris. (ita/)


Berita Terkait