Akses Dibuka, Jemaah Non-umroh Bisa Tawaf Sunah Lagi di Pelataran Ka'bah

Herianto Batubara - detikNews
Sabtu, 07 Mar 2020 13:46 WIB
Suasana salat di Kabah / Mekah
Ka'bah (Suhaib Salem/Reuters)
Jakarta -

Setelah sempat ditutup sementara, akses masuk ke pelataran Ka'bah kembali dibuka oleh pemerintah Arab Saudi. Akses masuk dibuka sejak Subuh tadi waktu setempat.

Pernyataan tersebut disampaikan Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Jumali seperti tertulis dalam situs resmi Kemenag, Sabtu (7/3/2020). Kebijakan ini didasarkan atas perintah Raja Salman.

Pengumuman resmi tentang putusan ini juga sudah disampaikan oleh Ketua Umum Urusan Haramain, Abdurrahman As-Sudais.

"Ketua Umum Urusan Haramain, Dr Abdurrahman As-Sudais, mengumumkan penerbitan perintah Yang Mulia Raja Salman yang mengizinkan kembali pelaksanaan tawaf dengan dibukanya tempat tawaf secara berangsur bagi peziarah non-umroh yang akan dimulai pada Sabtu Subuh besok, sesuai putusan," ujar Endang.

"Namun, dibukanya pelataran Ka'bah ini hanya untuk tawaf sunah, bukan untuk jemaah umroh (tawaf dengan mengenakan pakaian ihram yang dilanjutkan dengan sai)," sambungnya.

Sebelumnya, Saudi menutup sementara dua masjid suci di luar waktu salat. Penutupan sementara berlaku 1 jam setelah salat Isya pada Kamis (5/3), dan dibuka lagi satu jam sebelum salat Subuh pada Jumat (6/3). Di luar jam itu, jemaah bisa masuk ke Masjidil Haram tapi tidak bisa ke pelataran Ka'bah.

"Alhamdulillah, hari ini akses ke pelataran Ka'bah sudah bisa dibuka," ujarnya.

(hri/idh)