Dirut BPJS Kesehatan Harap KTT Mampu Dorong Sektor Pariwisata

Nurcholis Maarif - detikNews
Sabtu, 07 Mar 2020 10:27 WIB
BPJS Kesehatan
Foto: Dok. BPJS Kesehatan
Jakarta -

Bali ditunjuk menjadi tempat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) jaminan sosial dunia yang akan diselenggarakan pada bulan September 2020 mendatang. Perhelatan ini diharapkan mampu menghidupkan kembali sektor pariwisata di Indonesia pasca wabah virus corona.

"Tentu saja dengan harapan dalam waktu satu sampai dua bulan ke depan, vaksin dan obat anti virus Covid-19 sudah ditemukan," ujar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam keterangannya, Sabtu (7/3/2020).

Hal ini disampaikannya saat audiensi dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadahlia terkait penyelenggaraan The 1st International Conference on Management of Social Security pada Jumat (6/3/2020).

Fahmi mengatakan International Social Security Association (ISSA) sebagai asosiasi jaminan sosial sedunia, mempercayakan Indonesia dalam hal ini BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara KTT Internasional bagi para pimpinan (CEO) dan senior manager program jaminan sosial (social security) sedunia.

"Kami berharap, terselenggaranya KTT ini dapat mendorong sektor pariwisata dan meyakinkan pada dunia bahwa Indonesia siap dan aman dikunjungi khususnya pasca wabah virus corona. KTT ini juga membuktikan kepercayaan dunia akan jaminan sosial di Indonesia," kata Fachmi.

Fachmi menambahkan Indonesia kini telah menjadi salah satu barometer utama di dunia dalam hal pengelolaan jaminan sosial khususnya di bidang kesehatan. Kehadiran program JKN-KIS disebut memberikan kontribusi perekonomian Indonesia khususnya perkembangan industri kesehatan.

Kontribusi total Program JKN-KIS terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2016 mencapai Rp 152,2 triliun. Pada tahun 2021 kontribusinya diperkirakan meningkat sampai Rp 289 triliun. Program JKN-KIS juga meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia sampai 2,9 tahun. Di tahun 2016, kehadiran Program JKN-KIS telah menyelamatkan 1,16 juta orang dari kemiskinan.

"JKN-KIS juga telah melindungi 14,5 juta orang miskin dari kondisi kemiskinan yang lebih parah. Di era Presiden Jokowi, JKN KIS juga berkontribusi menyumbang 13-14% dari total penurunan ketimpangan kelompok kaya dan kelompok miskin atau Gini Ratio," ujarnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Wishnutama mengungkapkan dukungannya akan terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap melalui KTT akan membuat warga dunia mau kembali berkunjung ke Indonesia.

"Tentu kami siap support. Untuk dapat mempersiapkan sebaik mungkin," kata Wishnutama.

Sementara itu, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKP) Bahlil Lahadahlia menyebut KTT internasional ini juga diharapkan akan mendorong gairah investasi Indonesia. Rencananya perwakilan 150 negara anggota ISSA akan hadir dalam KTT ini.

Simak Video "Anggota DPR F-PAN soal Corona: Pasien Tak Ditanggung BPJS, Tapi Negara"

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)