PAN soal Usulan Solusi Banjir 2 Cawagub DKI: Giant Sea Wall Komprehensif

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 07 Mar 2020 08:20 WIB
Banjir sudah jadi langganan bagi warga di Cipinang Melayu Jakarta. Meski rumahnya terendam banjir, seorang warga masih bisa tidur nyenyak.
Ilustrasi banjir (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta angkat bicara soal usulan solusi banjir dari dua cawagub Jakarta, Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis. PAN DKI bicara giant sea wall yang dinilai dapat menjadi solusi banjir di Jakarta.

"Giant sea wall bisa jadi solusi komprehensif untuk Jakarta. Tapi butuh anggaran besar sekali dan kajian yang tuntas," kata Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI, Oman Rahman Rakinda kepada wartawan, Jumat (6/3/2020) malam.

Oman mengatakan penambahan ruang terbuka hijau (RTH) untuk solusi banjir Jakarta hanya sebagai program tambal sulam. Menurutnya, dengan giant sea wall menjadi solusi keseluruhan banjir Jakarta.

"Sebelum giant sea wall, penambahan RTH dan pompa hanya program tambal sulam saja. Kalau pemerintah pusat dan Pemprov sepakat mengerahkan effort yang besar giant sea wall bisa jadi solusi komprehensif," ujar Oman.

Oman mengatakan masih mempertimbangkan usulan solusi dari dua cawagub itu. Dia mengatakan wagub yang dapat berkomunikasi dengan semua pihak.

"Masih kita pertimbangkan. Kita ikutin tahapan, uji publik lewat fit and proper test akan kita dengarkan sedang bahan keputusan. Kemampuan bekerjasama dengan stakeholder akan kita lihat," ucap Oman.

"Pejabat DKI tidak cukup pintar sendirian, harus bisa komunikasi dengan semua pihak, termasuk pemerintah pusat. Kita juga butuh wagub yang dapat mengerahkan potensi rakyat," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, cawagub DKI Jakarta dari Gerindra Ahmad Riza Patria memberikan sejumlah usulan untuk mengendalikan banjir di Jakarta. Riza mengusulkan penambahan ruang terbuka hijau (RTH) hingga penggunaan pompa air di tiap-tiap kali.

"Penyebab banjir tentu air terlalu banyak. Memang Jakarta ini kan posisi memang rendah sehingga kalau hujan intensitas tinggi seperti kemarin, dia banjir. Kedua, karena adanya aliran sungai dari dataran yang lebih tinggi katakan lah dari Jawa Barat," ujar Riza di Conclave Wijaya, Jalan Wijaya I, Jakarta Selatan, Jumat (6/3).

Sementara cawagub DKI Jakarta lainnya, Nurmansjah Lubis mengatakan penanganan banjir di Jakarta harus dibedah dari hulu hingga hilir. Dia pun mengusulkan untuk memodifikasi program Gaint Sea Wall era Fauzi Bowo dan pembangunan cerucuk era Joko Widodo dan Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

"Persoalan berarti ada di hulu, tengah dan ujung. Kalau di hulu saya pikir bahwa kita harus mengurai limpasan air yang ada di hulu. Dengan cara kemarin ada Waduk Cimahi, Waduk Sukamahi. Tapi persoalannya adalah DAS (Daerah Aluran Suangai) Ciliwung itu sudah rusak berat," ujar Nurmansjah.

(rfs/isa)