Round-Up

Ojol di Batam Bikin Deg-degan Setelah 'Kabur' Cek Kesehatan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 07 Mar 2020 07:47 WIB
Batam
Batam (Foto: Shutterstock)
Batam -

Dua pengemudi ojek online (ojol) di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), sempat bikin waswas setelah 'kabur' saat diminta mengecek kesehatan terkait virus Corona (Covid-19). Kekhawatiran itu muncul karena keduanya pernah berinteraksi dengan warga negara (WN) Singapura yang positif Corona.

Pemerintah Provinsi Kepri langsung membentuk tim terpadu untuk menelusuri jejak WN Singapura penderita Corona itu di Batam. Tim itu dibentuk setelah Kementerian Kesehatan Singapura mengkonfirmasi dua pasien terinfeksi Corona pernah ke Batam.

Setelah melakukan pemantauan di sejumlah lokasi, salah satu pengemudi ojol ditemukan. Dinkes Kepri berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mencari pengemudi ojol tersebut.

"Terus ada satu orang pengendara ojol belum diperoleh hasilnya karena baru ketemu hari berikutnya. Terus ada satu pengendara ojol lagi belum ketemu juga orangnya," kata Kadinkes Kepri Tjetjep Yudiana, saat dihubungi, Jumat (6/3/2020).

Tjetjep mengaku tidak tahu alasan pasti yang membuat pengemudi ojol menghindar untuk dikarantina. Sebetulnya bukan hanya dua orang pengemudi ojol yang dicari untuk diobservasi.

Ada 15 orang yang dipantau karena pernah berinteraksi dengan WN Singapura yang positif Corona. Dinkes Kepri menyatakan 13 orang dalam pengawasan dinyatakan negatif virus Corona. Dinkes Kepri juga menangani sejumlah pasien dalam pengawasan, termasuk 7 orang kru kapal.