Pendukung Merusuh Dipicu Bupati Waropen Jadi Tersangka Gratifikasi Rp 19 M

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 06 Mar 2020 15:03 WIB
Ilustrasi kerusuhan
Foto: Ilustrasi kerusuhan. (iStock)
Jakarta -

Pendukung Bupati Waropen Yermias Bisai (YB) melakukan kerusuhan karena tak terima sang bupati ditetapkan jadi tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua. Kejati Papua menetapkan YB sebagai tersangka kasus penerimaan dana gratifikasi sebesar Rp 19 miliar.

"Memang benar Bupati Waropen YB, sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus gratifikasi," kata Aspidsus Kejati Papua Alexander Sinuraya, seperti dilansir Antara, Jumat (6/3/2020).


Alexander Sinuraya menyampaikan status tersangka Bupati Waropen itu pada Kamis (5/3) kemarin. Dikatakannya, sebelum dijadikan tersangka, tercatat 15 orang dimintai keterangannya sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Bupati Waropen diduga menerima dana gratifikasi sejak menjabat sebagai Wakil Bupati Waropen hingga seluruhnya sebesar Rp 19 miliar.

Penyidik menetapkan pasal berlapis kepada Bupati Waropen di antaranya Pasal 12 (b ayat 1) subsidair Pasal 12 huruf (a) tentang gratifikasi atau suap yang diterima pejabat negara. Adapun ancaman hukumannya maksimal 20 tahun

Selanjutnya
Halaman
1 2