Integrasi Transportasi di 4 Stasiun DKI Segera Selesai, Ada Area Khusus Ojol

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 06 Mar 2020 14:53 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafron Liputo.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafron Liputo. (Foto: Arief/detikcom)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama dengan PT Kereta Api Indonesia bekerja sama untuk membuat ruang integrasi transportasi, termasuk untuk ojek. Pembangunan ruang integrasi transportasi ditargetkan selesai bulan ini.

"Untuk pembangunannya telah dimulai 21 Januari setelah PKS (Perjanjian Kerja Sama) dan kita harapkan ke empat stasiun ini pada akhir bulan Maret keseluruhan selesai," ucap Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafron Liputo, di Balai Kota DKI Jakarta, jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Empat stasiun yang dimaksud adalah Stasiun Juanda, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Sudirman, dan Stasiun Pasar Senen. Menurut Syafrin, baru stasiun Juanda yang telah selesai dan diuji coba.

"Tahap awal memang yang sudah selesai pembangunannya di Stasiun Juanda, dan mulai hari ini diujicobakan di sana. Seluruh kolaborasi aktif terwujud, dan bisa dilihat tataran implementasi di lapangan," ucap Syafrin.

Secara umum, ruang integrasi difungsikan untuk mempermudah pengguna kereta rangkaian listrik (KRL) ke moda transportasi lain. Termasuk ojek, baik ojek pangkalan maupun ojek online. Tujuannya agar kemacetan akibat ojek di dekat stasiun bisa dihilangkan.

"Prinsip penataannya adalah pertama integrasi secara menyeluruh sistem, kemudian kita juga memasukkan penataan ojol (ojek online), dan opang (ojek pangkalan) ke dalam sistem integrasi keseluruhan," kata Syafrin.

"Tidak ada lagi ojol yang mengkooptasi jalan di stasiun setelah selesai penataan di 4 stasiun itu," ucap Syafrin.

Ruang untuk ojol dan ruang untuk opang dipisah. Ruang untuk Opang berada di area stasiun dan Ojol di luar area stasiun namun ada area drop off dan pick up.

"Untuk opang dan juga area pengendapan untuk ojol. Untuk ojol karena namanya mereka transportasi yang mengimplementasikan teknologi tinggi, maka area pangkalannya untuk Stasiun Juanda kita letakkan terpisah dengan area pick up atau drop off mereka," ujar Syafrin.

(aik/idn)