Rapimprov Kadin DKI Bahas Ekonomi Jakarta Usai Tak Jadi Ibu Kota

Yudistira Imandiar - detikNews
Kamis, 05 Mar 2020 18:50 WIB
Kadin DKI Jakarta
Foto: Kadin DKI Jakarta
Jakarta -

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi DKI menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) I/2020 Kadin DKI Jakarta. Acara yang digelar di hotel Bidakara Jakarta, itu mengambil tema mengembangkan potensi ekonomi baru di Provinsi DKI Jakarta pasca-perpindahan ibu kota negara.

Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi mengatakan tema ini diambil karena adanya rencana Presiden Joko Widodo yang akan memindahkan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur. Dengan berpindahnya ibu kota ke Kalimantan Timur, maka DKI Jakarta akan berkembang menjadi pusat bisnis dan perekonomian nasional, mengingat di daerah sekitarnya berkembang industri manufaktur.

"Kadin DKI Jakarta berharap rencana itu dapat dipersiapkan secara matang agar dapat diantisipasi dampak yang ditimbulkan agar dapat diminimalisir mengingat Kota Jakarta penyumbang PDRB terbesar," kata Diana dalam keterangan tertulis, Kamis (5/3/2020).

Selain tekanan perekonomian global pada 2020, saat ini juga diperparah dengan mewabahnya virus Corona yang telah ditetapkan oleh WHO menjadikan kasus ini sebagai darurat global. Untuk itu, menurut Diana, perlu beberapa langkah konkret dan antisipatif Pemerintah untuk dapat meredam gejolak yang terjadi di masyarakat sehingga tidak berimbas pada sektor-sektor lain.

"Kadin DKI Jakarta juga menggugah kepedulian dari kalangan dunia usaha untuk bersama dengan pemerintah melaksanakan sejumlah langkah menangani keadaan darurat global ini," jelas Diana.

Diana yang juga sebagai CEO PT Suri Nusantara Jaya (PT SNJ) ini berharap pertumbuhan ekonomi di wilayah DKI Jakarta akan tumbuh seiring dengan meningkatnya jumlah wirausaha baru di masyarakat. Pihaknya juga siap mendukung kebijakan Pemprov DKI dalam bidang pengembangan kewirausahaan dan pengembangan perekonomian.

Di tempat yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Roeslani mengatakan dalam menghadapi tantangan ke depan dunia usaha harus melakukan terobosan-terobosan, tidak bisa hanya melakukan bisnis as usual saja dalam menghadapi tekanan perekonomian yang terjadi saat ini.

"Kita harus memberikan apresiasi kepada Pemprov DKI di mana pertumbuhan ekonomi DKI tumbuh dengan baik," ujar Rosan.

Saat membuka acara, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan pihaknya berkomitmen untuk memberikan peluang kepada dunia usaha yang lebih baik.

"Kita berharap dunia usaha tumbuh besar, dengan perekonomian tumbuh dunia usaha juga tumbuh maka dengan sendirinya tenaga kerja terserap lebih banyak," harap Anies.

Anies ingin memastikan regulasi tidak menghambat dunia usaha, supaya pertumbuhan ekonomi makin cepat dan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat DKI, serta membantu di saat ekonomi yang sulit.

Jokowi dan Tony Blair Bertemu di Istana, Bahas Konsep Ibu Kota Baru:

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)