Traveler dari Iran-Italia-Korsel Dilarang Masuk RI, DPR: Baik Meski Terlambat

Mochamad Zhacky - detikNews
Kamis, 05 Mar 2020 17:49 WIB
Dede Yusuf di TMP Kalibata.
Dede Yusuf. (Foto: Samsudhuha/detikcom)
Jakarta -

Komisi X DPR RI menilai keputusan Kementerian Luar Negeri melarang para pelancong dari Iran, Italia dan Korea Selatan masuk ke Indonesia sudah tepat. Namun, menurut Wakil Ketua Komisi X DPR Dede Yusuf, kebijakan tersebut seharusnya diberlakukan sejak minggu lalu untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Soal ini sebenarnya harus dilakukan beberapa minggu lalu. Nyatanya masih banyak turis Tiongkok dan negara-negara terkena datang (ke Indonesia). Apa yang dilakukan saat ini sudah baik, walau terlambat," kata Dede Yusuf kepada wartawan, Kamis (5/3/2020).

Dede Yusuf menilai kebijakan pelarangan itu harus diimbangi juga dengan peningkatan penjagaan di bandara-bandara. Pimpinan Komisi X dari Fraksi Demokrat itu mengaku mendapat laporan perihal longgarnya penjagaan di bandara.

"Point penting lainnya adalah penjagaan di bandara, pelabuhan, pintu masuk, harus ada thermal scan dan alat deteksi lainnya," sebut Dede Yusuf.

"Kami sering dapat laporan, kalau banyak yang masuk Indonesia hanya diminta pernyataan tertulis saja," imbuhnya.

Menurut Dede Yusuf, pemerintah juga harus memantau para warga negara asing (WNA) tidak hanya dari tiga negara tadi. Seperti mereka yang transit di negara seperti Turki dan Thailand.

"Juga harus dipikirkan pemantauan dari negara transit internasional, seperti Turki, Thailand, lainnya yang berkontak langsung dengan penerbangan internasional lainnya," tutur mantan Wagub Jawa Barat itu.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengeluarkan kebijakan sementara pembatasan masuknya warga negara manapun yang pernah melancong ke tiga negara dengan kenaikan signifikan penyebaran virus COVID-19. Orang yang pernah melancong ke tiga negara ini tidak boleh masuk ke Indonesia sementara ini. Ketiga negara tersebut adalah Iran, Italia, dan Korea Selatan (Korsel).

"Sesuai laporan terkini WHO, saat ini terdapat kenaikan signifikan kasus COVID-19 di luar Tiongkok, terutama tiga negara, yaitu Iran, Italia, dan Korea Selatan," Kata Retno di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Kamis (5/3).

Simak video Siaga Corona, RI Larang Masuk Turis dari Iran, Italia, dan Korsel:

[Gambas:Video 20detik]



(zak/idn)