Tuntut ALA & Abas Disahkan, Warga Temui Ketua DPR

Tuntut ALA & Abas Disahkan, Warga Temui Ketua DPR

- detikNews
Senin, 05 Des 2005 18:14 WIB
Jakarta - Tuntutan agar Nanggroe Aceh Darussalam dimekarkan terus diajukan. Sekitar 100 warga Aceh Leuser Utara (ALA) dan Aceh Barat Selatan (Abas) menemui Ketua DPR Agung Laksono untuk menyerahkan deklarasi pemekaran provinsi.Sambil menunggu, mereka melakukan aksi duduk-duduk di lobi Nusantara III Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (5/12/2005).Ketika hendak keluar, Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno menemui mereka di lobi dan menegaskan dukungannya atas pemekaran NAD dan pembentukan provinsi ALA dan Abas."Kita akan memperjuangkan ALA dan Abas hingga berhasil. Mudah-mudahan cita-cita kita terkabul. Tuhan bersama kita. Maju terus pantang mundur," ujar Mbah Tardjo, panggilan Soetardjo, sambil berlalu meninggalkan kerumunan warga.Tak lama kemudian, salah seorang anggota DPRD I NAD Syamsul hampir dipukuli warga ALA dan Abas karena dianggap sebagai pengkhianat.Padahal saat itu Syamsul hendak meninggalkan Gedung Nusantara III usai menyerahkan draf RUU Pemerintahan Aceh. Aksi massa ini bermula ketika salah seorang berteriak, "Pengkhianat, pukuli!" Akhirnya Syamsul diamankan oleh pihak keamanan dalam. Dia dikawal hingga meninggalkan Gedung DPR.Beberapa menit kemudian Agung menemui massa. "Apabila persyaratan administratif telah dipenuhi, tentu aspirasi akan kita penuhi. Kita akan komunikasikan lebih lanjut," ujar Agung.Akhirnya salah seorang perwakilan menyerahkan deklarasi pembentukan ALA dan Abas kepada Agung.Sebelumnya Agung menerima rombongan Pansus RUU Pemerintahan Aceh, yang dipimpin oleh Ketua DPRD I Aceh Sayed Fuad Zakaria. Fuad mengatakan bahwa proses penyusunan draft RUU Aceh melalui sikap yang demokratis. "Kita berdiskusi dan melibatkan elemen masyarakat," kata Sayed. (mly/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads