Wali Kota Medan Dzulmi Eldin Didakwa Terima Suap Rp 2,1 Miliar

Haris Fadhil, Datuk Haris Molana - detikNews
Kamis, 05 Mar 2020 14:39 WIB
Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin
Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin. (Foto: Datuk Haris Molana/detikcom)
Medan -

Wali Kota Medan nonaktif Dzulmi Eldin didakwa menerima suap Rp 2,1 miliar. Suap diduga diterima secara bertahap dari beberapa kepala dinas di Pemko Medan.

"Menerima Rp 2.155.000.000 atau sekira sejumlah itu dari beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau Pejabat Eselon II Pemko Medan," kata Jaksa Penuntut Umum pada KPK di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (5/3/2020).

Jaksa mengatakan duit itu diberikan ke Eldin lewat Samsul Fitri yang saat itu menjabat sebagai Kasubbag Protokoler Pemko Medan. Duit suap diduga diberikan dalam rentang waktu 2018-2019.

Pemberian pertama terkait operasional Eldin. Kebutuhan itu tekait rencana keberangkatan Eldin ke pertemuan Apeksi di Kalimantan Utara pada 2018. Ada kebutuhan Rp 200 juta, namun APBD tidak menanggung seluruhnya sehingga dilakukan pengutipan dari beberapa pihak.

Jaksa menyebut ada penerimaan dari Kadis Kebersihan dan Pertamanan, M Husni; Kadis Perhubungan, Renward Parapat; Kepala BP2RD, Zulkarnain; Kadis Pariwisata,Agus Suriyono; Direktur RSUD Pirngadi, Suryadi Panjaitan; Kadis Pendidikan, Hasan Basri; serta Kadis Perdagangan E Armansyah. Mereka masing-masing disebut memberi Rp 10 juta.

"Masing-masing memberikan uang sejumlah Rp 10.000.000," ucap jaksa.

Selanjutnya, Eldin juga disebut menerima duit dari Kadis PU saat itu, Khairul Syahnan dan Kadis Kesehatan Usma Polita Nasution. Masing-masing disebut memberi Rp 20 juta.

Selanjutnya
Halaman
1 2