Isu Fuad Bawazier Gantikan Menpera Yusuf Ashari Menguat
Senin, 05 Des 2005 18:00 WIB
Jakarta - Isu mantan Menkeu Fuad Bawazier akan masuk kabinet menggantikan Menteri Perumahan Rakyat Yusuf Ashari kian kencang menjelang pengumuman reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Rumor ini berkembang luas di kalangan politisi dan pengusaha. Kabar yang beredar, Fuad berhasil masuk daftar calon anggota kabinet setelah melobi ke Partai Keadilan Sehjahtera (PKS). Berhasil masuk lingkaran dalam, mantan anggota FPAN DPR ini segera mengepakan sayapnya di kalangan pengurus PKS. Pada rapat Majelis Syuro PKS Minggu 27 November, namanya disebut-sebut akan diusulkan masuk kabinet dan sewaktu Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin bertemu Presiden, SBY menawarkan posisi tersebut untuk menggantikan Menpera Yusuf Ashari.Lalu apa reaksi Menpera Yusuf Asyari mendengar namanya termasuk yang akan diganti. "Ya, kalau memang benar itu terjadi, saya harapkan pengganti saya lebih bagus daripada saya," kata Menteri Perumahan Rakyat Yusuf Ashari di kantornya, Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (5/12/2005).Yusuf Ashari memang sejak awal disebut-sebut sebagai kader PKS. Jika benar dia diganti oleh Fuad Bawazier, diperkirakan akan menimbulkan gejolak di internal PKS. "Fuad Bawazier kan bukan kader PKS. Kalau SBY akan ganti Menpera, sebaiknya juga dari PKS. Jangan dari kader luar partai," ujar sumber tersebut.Namun, Asyhri tidak berani memastikan dirinya pasti diganti. Pasalnya, sampai saat ini dia mengaku belum diberitahu oleh presiden. Sementara isu kuat lainnya yang beredar, posisi Menteri Pedagangan Marie Pangstu juga akan diganti. Marie dinilai gagal mengurus perdagangan, terutama karena kasus impor beras illegal. Marie dinilai tidak kompak dengan menteri lain. "Menpan bilang Indonesia surplus, tapi Mendag bilang kita masih kekurangan , mana ini yang benar?" kata Salawi, anggota Komisi IV DPR mengomentari kasus beras illegal ini.Lalu siapa pengangganti Marie Elka Pangestu. Sumber detikcom menyebutkan Rahmat Gobel dan Paskah Suzzeta akan bertukar posisi di antara dua kursi, yakni Menteri Perdagangan dan Menteri Perindustrian. "Kalau Paskah di Perindustrian, berarti Rahmat Gobel di perdagangan," ujarnya.
(jon/)











































