Ciputra Kadoi Sutiyoso Patung Pangeran Diponegoro
Senin, 05 Des 2005 17:00 WIB
Jakarta - Bertepatan ulang tahun ke-61 pada 6 Desember, Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso bakal dapat kado dari konglomerat Ciputra, yakni patung Pangeran Diponegoro.Patung yang terbuat dari perunggu ini akan diletakkan di lokasi bekas patung perempuan di Taman Suropati, Jakarta Pusat. Peletakannya akan diresmikan langsung oleh Sutiyoso.Pada landasan patung dibangun kolam air mancur. Bak sebuah gunung dengan kawah di tengah-tengahnya. Tepat di tengah kawah tersebut diletakkan patung Diponegoro dengan kuda yang menjulang tinggi, seakan-akan terbang di atas awan-awan yang digambarkan melalui kehadiran air mancur.Sebuah prasasti dengan torehan puisi karya penyair WS Rendra bakal terpatri di sana. Karya pematung Moenir Pamoentjak ini memiliki tinggi 9 meter."Saya puas dengan peresmian patung Pangeran Diponegoro besok. Setelah setahun lebih, akhirnya selesai juga," kata Ciputra di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (5/12/2005).Namun Ciputra enggan membeberkan besaran dana yang telah dirogohnya. "Ini nilainya sangat berharga. Kalau dilelang, nilainya bisa mencapai Rp 10 miliar," ujarnya.Ketika ditanya mengenai alasan lokasi peletakan patung, Ciputra mengaku menyerahkannya kepada Kepala Dinas Pertamanan. "Saya ngasih patung ini tidak meminta kompensasi apa pun. Ini hanya hibah," kata Ciputra.Tak hanya patung Pangeran Diponegoro, Ciputra pun bakal membuat patung lain, seperti patung Prof Dr Satrio yang akan diletakkan di antara Jalan Sudirman dan HR Rasuna Said. "Karena memakan lahan 2 hektar, pemprov agak sulit melepaskan lahannya," kata Ciputra.Sebelumnya nama Prof Dr Satrio telah dijadikan nama jalan di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan.Dalam kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pertamanan DKI Jakarta Sarwo Handayani membantah patung tersebut merupakan kado Ciputra di ultah Sutiyoso."Ini untuk warga DKI, cuma kebetulan saja dikasihnya tanggal 6 Desember," ujar Sarwo.
(aan/)











































