detik Network Kedatangan Direksi Bank Mandiri

Abu Ubaidillah - detikNews
Rabu, 04 Mar 2020 19:10 WIB
Direksi Bank Mandiri dan detik Network
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta -

Jajaran Direksi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) melakukan kunjungan media atau media visit ke kantor detik Network yang membawahi beberapa media seperti detikcom, CNN Indonesia dan CNBC Indonesia.

Mengutip CNBC Indonesia, Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (4/3/2020) bertempat di Gedung Trans TV, Tendean Jakarta. Adapun kunjungan tersebut dalam rangka pertemuan untuk silaturahmi dan penjajakan peningkatan kerja sama antara kedua belah pihak.

Sambutan langsung dilakukan oleh Jajaran Direksi PT Trans Digital Media di antaranya Direktur Utama PT Trans Digital Media, Abdul Aziz, Direktur Operasional Trans TV & Direktur Keuangan Detik Network, Latif Harnoko, serta Direktur Sales, Agustina Sembiring.

Dalam pertemuan tersebut, tampak hadir Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar beserta Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Hery Gunardi, Direktur Information Technology Rico Usthavia Frans, Direktur Treasury, International Banking, and Special Asset Management Darmawan Junaidi, Direktur Manajemen Risiko Ahmad Siddik Badruddin, dan Direktur Hubungan Kelembagaan Donsuwan Simatupang. Turut pula hadir mendampingi, Corporate Secretary Bank Mandiri, Rohan Hafas.

Pertemuan tersebut dilakukan untuk mempererat hubungan silaturahmi antar kedua belah pihak. Penjajakan peningkatan kerja sama juga menjadi fokus pada kesempatan ini.

Pada pertemuan tersebut, Direksi Bank Mandiri memaparkan kondisi keuangan terkini di tengah tantangan ekonomi dalam dan luar negeri. Dalam keterangannya, laba bersih bank Mandiri naik 9.9% dari tahun 2018 yakni Rp 25.02 triliun menjadi Rp 27.5 triliun pada tahun 2019.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan Jumat ini (24/1/2020), peningkatan laba bersih tersebut ditopang oleh kenaikan penyaluran kredit sebesar 10.7% dari Rp 820 triliun menjadi Rp 907 triliun.

Penyaluran kredit tersebut melebihi guidance yang ditetapkan yakni 8-10% untuk pertumbuhannya. Hasil dari penyaluran kredit tersebut berdampak pada consumer loan yang naik sebesar 7.9%, micro loans meningkat 20.1%, SME loan (kredit UMKM) melesat 3.4%, dan corporate banking loan naik 9.5%. Total aset Bank Mandiri meningkat dari Rp 1.202,25 menjadi Rp 1.318,25 di tahun 2019.

Pendapatan bunga bank Mandiri juga mengalami peningkatan sebesar 13% menjadi Rp 91.53. Meskipun pendapatan non-bunga mengalami penurunan sebesar 3.4% menjadi Rp 28.33 triliun, namun secara keseluruhan pendapatan operasional Bank Mandiri meningkat 3.4% menjadi Rp 85.66 triliun. Sementara itu, NPL (kredit bermasalah) gross naik 42 bps dari 2.75% menjadi 2.33%.

(prf/ega)