Jimly Tak Boleh Pimpin ICMI

Jimly Tak Boleh Pimpin ICMI

- detikNews
Senin, 05 Des 2005 16:39 WIB
Makassar - Jimly Asshiddiqie, salah satu calon kuat ketua umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), mengaku tidak dibolehkan untuk memimpin organisasi yang didirikan BJ Habibie itu. "Saya tidak dibolehkan oleh aturan. Saya tidak boleh merangkap. Bukan tidak mau mencalonkan. Tapi tidak boleh," ucap Jimly ketika ditemui wartawan di Muktamar ICMI IV, Hotel Sahid, Makassar, Senin (05/12/2005). Menurut Jimly, jika dirinya menjadi memimpin ICMI, bisa menyebabkan konflik kepentingan antara ia sebagai ketua Mahkamah Konstitusi dan ICMI. Pria bergelar profesor ini juga menjelaskan bahwa seharusnya para peserta muktamar sudah tahu tentang dirinya yang tidak boleh jadi ketua. "Harusnya peserta tidak mencalonkan saya. Saya tidak dibolehkan. Tapi kalau sebagai Dewan Penasihat, itu bisa," ucapnya. Selain Jimly, sejumlah nama kini mulai muncul di bursa pencalonan. Di antaranya; Hatta Rajasa (Menhub), Sugiharto (Menneg BUMN), Marwah Daud (pengurus pusat ICMI), Hidayat Nur Wahid (Ketua MPR RI), Muslimin Nasution (ketua umum ICMI periode sekarang) dan Ilham Habibie (anak BJ Habibie) . (nrl/)



Berita Terkait