Mahfud MD:
Konflik Bikin PKB Tersandera
Senin, 05 Des 2005 15:56 WIB
Jakarta - Konflik dua kubu PKB, yakni Gus Dur dengan Alwi Shihab masih berlangsung. Diyakini jika perseteruan itu tidak kunjung selesai, maka akan menyendera keberadaan partai milik nahdiyin tersebut."Tidak ada pilihan lain, salah satu haru mengalah atau dua-duanya berembuk agar tidak tersandera," kata Anggota Komisi I DPR RI dari FPKB Mahfud MD di Hotel Nikko, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Senin (5/12/2005).Dikatakannya, penyanderaan itu menjadi serius manakala ada pihak yang mempermainkannya. "Contohnya kalau pemerintah meminta dukungan ke salah satu, maka akan merugikan yang lain. Karena tidak jelas tadi, maka Menkum dan HAM telah mendaftarkan kedua-duanya, dan Mendagri tidak akan mencairkan uang keduanya. Itu artinya tidak jelas," tutur Mahfud.Mahfud melihat saat ini kedua kubu merasa menang. Mereka tidak percaya jika vonis dari MA itu multitafsir dan dapat ditafsirkan bermacam-macam."Masing-masing merasa menang. Sekarang coba saja kalau mereka sudah yakin menang, coba daftarkan saja ke administrasi negara," imbuhnya.Dijelaskannya, jika kedua kubu belum terdaftar dalam administrasi negara, maka PKB akan tersandera. Sebab, untuk melakukan aktivitas politik yang melibatkan administrasi negara tidak akan diperhatikan, karena pemerintah akan ragu PKB mana yang mesti ditindaklanjuti. "Contohnya kalau Agung Laksono mau menindaklanjuti surat Muhaimin Iskandar (kubu Gus Dur) atau dari Choirul Anam (kubu Alwi Shihab) akan susah," terang guru besar Universitas Islam Indonesia (UII) tersebut.
(san/)











































