Keluarga Tetap Yakin Wiwid Tak Terlibat Bom Bali II
Senin, 05 Des 2005 14:25 WIB
Semarang - Meski polisi telah menetapkan Dwi Widyarto alias Wiwid sebagai tersangka Bom Bali II, keluarga berpendapat berbeda. Mereka tetap yakin Wiwid tak terlibat dalam insiden yang menewaskan puluhan orang itu.Istri Wiwid, Naning Isprianingsih, ketika ditemui di rumahnya, Jl. Lamper Tengah I Nomor 548 Semarang, Senin (5/12/2005) menyatakan, hingga saat ini, keluarga menilai keputusan polisi salah. Wiwid hanya orang biasa yang tak ada kaitannya sama sekali dengan terorisme."Selama bertahun-tahun hidup bersama, saya tidak melihat sedikit pun gejala ia ikut dalam gerakan terorisme. Waktunya habis untuk keluarga," katanya dengan wajah terlihat sedih.Naning juga membantah Wiwid kenal dekat dengan tersangka Bom Bali II Anif Solchanudin maupun gembong teroris Noordin M Top. Selama di Jalan Menjangan Dalam I No 3 Semarang (tempat tinggal Wiwid dan keluarganya), Wiwid tak pernah bertemu dengan kedua orang tersebut.Ketika ditanya soal keberadaan Wiwid yang kadang-kadang keluar rumah, Naning menjelaskan, suaminya pergi dalam rangka kerja. "Terakhir ia ke Yogya. Bukan bertemu dengan seseorang, tapi hanya mau beli barang-barang bekas," tukas perempuan yang tengah mengandung enam bulan ini.Meski tak yakin benar tidaknya Wiwid terlibat, keluarga menyerahkan seluruh prosesnya ke polisi (Polda Bali). Mereka masih enggan didampingi pengacara. Termasuk dari TPM (Tim Pembela Muslim) yang beberapa hari sebelumnya sudah menawarkan diri.Naning tidak bisa menjawab ketika ditanya soal apakah dia ingin bertemu suaminya atau tidak. "Kondisi tubuh saya (hamil) tidak memungkinkan. Kasihan anak-anak. Apalagi polisi juga belum memberi sinyal untuk itu," katanya sembari mengusap air mata.Setelah tak banya bicara, Naning akhirnya mengaku Jum'at (2/12/2005) lalu kalau surat penahanan Wiwid telah diterima keluarga. Dalam surat itu, Wiwid hanya boleh dijemput setelah empat bulan ditahan. Karena itu, pihaknya hanya bisa pasrah dan menyerahkan semuanya pada proses di kepolisian.
(nrl/)











































