Suspect Corona yang Meninggal di Cianjur Punya Riwayat Radang Pernapasan

Vadhia Lidyana - detikNews
Selasa, 03 Mar 2020 11:55 WIB
Kasus virus corona di China dan negara lain terus bertambah. Walaupun begitu, sebanyak 10.844 pasien virus corona di China daratan telah berhasil sembuh.
Foto: AP Photo
Jakarta -

Seorang pasien suspect Corona meninggal pagi tadi di Rumah Sakit dr Hafidz (RSDH) Cianjur. Pasien itu disebut-sebut punya riwayat sakit radang saluran napas dan batuk-pilek.

PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk menyatakan pasien yang meninggal tersebut adalah karyawannya. VP Corporate Communication Telkom Arif Prabowo mengatakan, menurut rekam medis, pasien tersebut punya riwayat penyakit yang berkaitan dengan pernapasan sejak 2010.

"Berdasarkan riwayat medis yang tercatat di perusahaan 10 tahun terakhir, yakni sejak tahun 2010 yang bersangkutan memiliki keluhan dan sering mengalami radang saluran napas dan batuk-pilek," ujar Arif dalam keterangan yang diterima detikcom, Selasa (3/3/2020).

Meski begitu, Arif mengatakan pihak Telkom hingga kini masih berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan hasil laboratorium pasien tersebut..

"Adapun penyebab meninggalnya terkait dengan dugaan akibat infeksi virus Corona (COVID-19), saat ini kami sedang berkoordinasi intensif dengan Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium," ujarnya.

Sebagai informasi, seorang pasien laki-laki, D (50), meninggal dunia diduga karena virus Corona di Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH) sebelum sempat dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung.

(zlf/fjp)