Kemenkes Sebut Belum Ada Obat Corona, Namun Angka Kematian Turun

Andhika Prasetia - detikNews
Senin, 02 Mar 2020 22:34 WIB
Virus Corona dilihat dari mikroskop
Foto: National Institute of Allergy and Infectious Diseases
Jakarta -

Kementerian Kesehatan mengatakan hingga saat ini, belum ditemukan obat untuk menyembuhkan virus corona atau COVID-19. Meski demikian, Kemenkes menyebut angka kematian akibat virus ini di bawah 2%.

"Angka kematiannya makin turun. Bahkan sekarang sudah di bawa 2%. Kasus menjadi beratnya sangat turun kurang dari 10%. Dibanding dengan gelombang awal di Wuhan dulu ya," ujar Sekretaris Ditjen P2P Kemenkes Achmad Yurianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2020).



Obat virus corona belum ditemukan karena virus ini baru dikenal 2 bulan terakhir. Namun kata Yuri, imunitas seseorang akan memberikan pengaruh.

"Kita baru mengenal virus ini 2 bulan, kita belum tahu betul obatnya apa, vaksinnya apa, tetapi daya tahan tubuh yang pasti akan memperbaiki," ujarnya.


Yang terpenting, Yuri berharap masyarakat tidak terkena penyakit. Yuri menyebut penyakit muncul karena gaya hidup seseorang.

"Belum ada obatnya. Jangan sakit. Sakit bukan takdir, karena perilaku. Pokoknya disupport saja kondisi tubuh dibikin baik," kata Yuri.

Selanjutnya
Halaman
1 2