Walhi Minta Depkeu Stop Proyek Kebun Sawit di Perbatasan

Walhi Minta Depkeu Stop Proyek Kebun Sawit di Perbatasan

- detikNews
Senin, 05 Des 2005 12:13 WIB
Jakarta - Proyek perkebunan sawit seluas 1,8 juta hektar di perbatasan Kalimantan-Serawak dinilai akan mematikan masyarakat lokal di kawasan itu. Departemen Keuangan (Depkeu) harus menyetop proyek tersebut.Permintaan itu disampaikan oleh sekitar 40 orang dari Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) melalui aksi yang digelar di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (5/12/2005)."Soalnya Depkeu yang paling getol menggagas proyek itu," kata Edi Sutrisno dari Sawit Wacth yang ikut bergabung dalam demo tersebut.Walhi menyesalkan pemilihan lahan proyek kebun sawit yang merupakan sumber kehidupan bagi masyarakat lokal. Kawasan perkebunan sawit itu juga merupakan hulu sungai besar yang ada di kawasan hutan lindung di Kalimantan.Karena itu Walhi mendesak pemerintah menghentikan rencana pembangunan perkebunan sawit di perbatasan, karena akan menimbulkan kerugian yang lebih besar dibanding keuntungannya.Pemerintah juga diminta mengadopsi dan menerapkan free prior inform consent atau konsultasi dengan masyarakat setempat dengan menjelaskan dampak positif dan negatifnya dengan jujur, dan mendesak pemerintah segara menyusun langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan konflik yang terjadi di masyarakat.Walhi juga mendesak pemerintah untuk mengintensifkan komoditi pertanian jangka panjang, seperti damar, karet, rotan dan sebagainya yang lebih eco-friendly dibandingkan tanaman eksotis seperti sawit.Hingga pukul 11.45 WIB, demo yang diselingi happening art masih berlangsung di depan pintu gerbang gedung Depkeu. (umi/)


Berita Terkait