ADVERTISEMENT

Jurus Jepang dan Singapura Mengatasi Virus Corona

pal - detikNews
Senin, 02 Mar 2020 19:47 WIB
Kasus virus corona di China dan negara lain terus bertambah. Walaupun begitu, sebanyak 10.844 pasien virus corona di China daratan telah berhasil sembuh.
Foto: AP Photo

Kementerian Kesehatan Singapura memberi imbauan agar setiap orang yang baru datang dari daratan China atau daerah yang berisiko tinggi diminta untuk tetap tinggal di rumah untuk mencegah kontak selama dua minggu.

Singapura tak main-main dengan aturan ini. Seorang lelaki berusia 45 tahun telah kehilangan status tempat tinggal permanennya di Singapura setelah melanggar Stay-Home Notice.

Pria itu telah melakukan perjalanan ke China dan diberitahu tentang aturan baru tersebut ketika ia tiba di Bandara Changi pada 20 Februari, kata Otoritas Imigrasi dan Pemeriksaan (ICA). Namun, menurut Channel News Asia, dia tak menjawab panggilan telepon dan ketahuan tidak berada di rumah ketika petugas ICA melakukan pengecekan.

Pada 23 Februari, lelaki itu berusaha meninggalkan negara itu melalui Bandara Changi dan diperingatkan oleh petugas ICA bahwa ia telah melanggar persyaratan dari Stay-Home Notice. Namun, ia bersikeras meninggalkan Singapura, kata ICA.

Pemerintah Singapura pun tak segan menindak orang-orang yang memberi informasi palsu atas perjalanan yang pernah dilakukan untuk menghindari karantina.

"Pelanggaran aturan yang disengaja, dalam situasi saat ini, membutuhkan respons yang cepat dan tegas," ujar Menteri Hukum Singapura, K. Shanmugam seperti yang dikutip dari Bloomberg.


(pal/dnu)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT