Bubarkan Aksi Tolak SBY, 5 Mahasiswa Yogya Ditangkap
Senin, 05 Des 2005 11:44 WIB
Yogyakarta - Aksi menolak kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilakukan oleh Front Mahasiswa Nasional (FMN) berujung bentrok. Puluhan mahasiswa yang tengah melakukan aksi dibubarkan polisi. Lima orang ditangkap, dan belasan mahasiswa lain kejar-kejaran dengan aparat.Pembubaran paksa dilakukan polisi setelah sebelumnya peserta aksi diminta bubar oleh polisi. Karena tak kunjung meninggalkan lokasi aksi di Jalan Ahmad Yani, 100 meter dari Istana Presiden Gedung Agung, Yogyakarta, polisi melakukan pengepungan dan membubarkannya.Saat polisi membubarkan demonstran, sempat diwarnai aksi kejar-kejaran. Jumlah mahasiswa lebih sedikit dibanding petugas kepolisian, membuat barisan demonstran kocar-kacir. Pengejaran dilakukan polisi hingga depan Ramai Mall, Jalan Malioboro, sekitar 500 meter dari Istana Presiden Gedung Agung.Sedikitnya lima mahasiswa ditangkap polisi. Salah seorang di antaranya teriak-teriak "Gulingkan SBY!". Diduga, mahasiswa tersebut sedang mabuk.Informasi yang berhasil diperoleh detikcom, Senin (5/12/2005), koordinator aksi Darda Sjahrizal dan Herry ditangkap bersama dengan 3 orang lainnya. Kelima demonstran dibawa ke Mapolresta Yogyakarta, Jalan Reksobayan, Yogyakarta.Jalan Malioboro hingga Jalan Ahmad Yani ditutup dan dialihkan ke jalan-jalan di sekitar Malioboro. Saat ini acara pembukaan The Second International Junior Science Olympiad (IJSO) di Istana Presiden Gedung Agung tengah berlangsung.
(jon/)











































