Menkes: Kematian Gegara Flu Lebih Tinggi, Kenapa Heboh Corona Luar Biasa?

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Senin, 02 Mar 2020 17:13 WIB
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto
Menkes Terawan Agus Putranto (Muhammad Ridho/detikcom)
Jakarta -

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto heran dengan hebohnya masyarakat dalam merespons isu virus corona. Di mata Terawan, justru flu lebih berbahaya ketimbang virus corona.

"Padahal flu batuk pilek yang biasa terjadi pada kita itu angka kematiannya lebih tinggi daripada yang ini, corona. Tapi kenapa ini bisa hebohnya luar biasa?" ujar Terawan di Kantor Kementerian Kesehatan, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020).

Di Indonesia sendiri, sejauh ini sudah ada dua pasien positif virus corona. Pasien itu dua orang dewasa yang merupakan ibu dan putrinya, kini dirawat di RSIP Sulianti Saroso. Terawan sendiri meminta agar semua pihak tak perlu membikin heboh isu ini.

"Saya sebagai Menkes hanya mengimbau, mau dibikin horor, heboh, atau tidak, itu tergantung kita semua bagaimana sudut pandang kita memberitakannya," kata Menkes di depan para wartawan yang disebutnya sebagai pahlawan bangsa.

Dia merasa isu COVID-19 ini sudah seperti komoditas kehebohan. Akibatnya, semua orang mencari masker. Padahal, masker hanya untuk orang sakit.

"Saya yakin ketahanan kesehatan nasional kita akan terjaga karena kekompakan kita bersama saling asah asih asuh bergotong royong untuk menghadapi virus yang sebenarnya biasa saja," kata Terawan. Dia mengatakan, sampai saat ini belum ada yang menemukan vaksin virus corona di dunia ini.

Dunia sedang waspada terhadap virus corona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan sudah mewanti-wanti agar semua negara berjaga-jaga.

Mengapa Warga Depok yang Positif Corona Dirawat di RSPI Sulianti Saroso?:

[Gambas:Video 20detik]



(dnu/fjp)