Besar Kemungkinan Reshuffle Dilakukan Setelah 9 Desember
Senin, 05 Des 2005 10:22 WIB
Jakarta - Kapan Presiden SBY akan mengumukan perombakan kabinetnya? Masih tanda tanya besar. Tapi besar kemungkinan pengumuman itu dilakukan setelah 9 Desember 2005.Dengan demikian, jika benar reshuffle diumumkan pekan ini, maka dilakukan di akhir pekan. Maklum, tanggal 9 Desember itu jatuh hari Jumat.Lalu, mengapa bisa mengatakan tanggal 9 Desember? Hal itu terkait erat dengan acara KTT Organisasi Konferensi Islam (KTT) di Mekkah. Puncak acara ini digelar pada 7 Desember. Dan seperti biasa, acara ini dihadiri oleh pemimpin negara-negara OKI, termasuk Presiden SBY. Namun kebetulan SBY tidak bisa hadir langsung. Posisinya diwakili oleh Menko Kesra Alwi Shihab. Nah, rencananya Alwi akan meninggalkan Tanah Air pada 5-9 Desember. Alwi sendiri dalam berbagai versi reshuffle,/I> yang dirilis banyak sumber, selalu masuk daftar orang yang bakal digusur. Posisinya diambil alih oleh Aburizal Bakrie. Jika Alwi benar-benar digusur, tentunya kan harus menunggu KTT OKI berakhir, soalnya dia mewaliki Presiden SBY dalam hajatan itu.Jika SBY, misalnya, mengumumkan reshuffle pada 7 Desember dan Alwi benar-benar jadi korban, berarti Alwi saat itu bukan Menko Kesra. Ini jelas lucu, soalnya posisi Alwi di KTT OKI justru merupakan wakil SBY.Namun, jika Alwi ternyata tidak turut dalam gerbong reshuffle, ya bisa saja SBY mengumumkannya tanpa menunggu KTT OKI berakhir. Yang jelas, kita mesti bersabar cukup lama.
(nrl/)











































