Ketua MPR Usul Motor Boleh Lewat Tol, Kemenhub: Secara UU Dimungkinkan

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Senin, 02 Mar 2020 11:08 WIB
Sekretaris Jenderal Perhubungan Djoko Sasono. (Foto: Rahel Narda/detikcom)
Foto: Sekjen Kemenhub, Djoko Sasono. (Foto: Rahel Narda/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menanggapi usul Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) soal motor sebaiknya diizinkan melewati jalan tol. Menurut Kemenhub, kebijakan itu mungkin dilakukan secara undang-undang.

"Secara ketentuan perundang-undangan ya dimungkinkan ya," kata Sekretaris Jenderal Kemenhub, Djoko Sasono, di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2020).

Joko kemudian mencontohkan Tol Bali Mandara yang sudah bisa diakses oleh motor. Namun, kata dia, perlu dipikirkan hal-hal terkait keselamatan pengguna motor di jalan tol.

"Kita sebagai contoh di Bali Mandara ya," ucap Djoko.

"Tentunya nanti kita perlukan lakukan hal-hal yang sifatnya nanti untuk keselamatannya ya" imbuhnya.

Sebelumnya, Bamsoet kembali mengusulkan agar sepeda motor diizinkan masuk ke jalan tol. Menurut dia, pemilik kendaraan roda dua memiliki hak yang sama dengan WNI lainnya yang mampu membeli kendaraan roda empat.

"Kenapa mereka tidak diberi hak juga, untuk lewat jalan tol misalnya. Kita lihat di beberapa ruas juga tol lengang, mobil lewat situ, masuk mobil mewah. Sementara ojol berimpit-impitan di jalan umum karena mereka punya hak yang sama. Makanya kita minta pemerintah untuk mendorong para pengguna jalan tol yang masih memungkinkan membangun ruas khusus sepeda motor diberikan dibangun untuk mereka," ungkap Bamsoet saat ditemui di Jl Pakubuwono, Jakarta Selatan, Sabtu (29/2/2020).

(mae/mae)