Banjir Underpass Kemayoran Belum Surut, Tinggi Air Masih 90 Cm

Luqman Nurhadi Arunanta - detikNews
Minggu, 01 Mar 2020 09:19 WIB
Banjir Underpass Kemayoran
Banjir Underpass Kemayoran. (Foto: Luqman Nurhadi Arunanta/detikcom)
Jakarta -

Banjir di underpass Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus) belum juga surut. Ketinggian air pagi ini masih 90 cm.

"Diperkirakan masih 90 cm ya," kata Pengendali Grup D Sektor Kemayoran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta, Suroto, di Underpass Kemayoran, Jakpus, Minggu (1/3/2020).

Diketahui, banjir di underpass Kemayoran memasuki hari ke-5. Pantauan detikcom di lokasi, petugas Damkar menyediakan tiga pompa untuk menyedot genangan air. Sementara ada dua pompa lagi dari PPK Kemayoran.



Underpass Kemayoran sampai saat ini belum bisa dilalui kendaraan. Akses dari lokasi menuju Jalan HBR Motik arah Sunter masih ditutup garis polisi.

Rencananya akan dilakukan pembilasan setelah air benar-benar surut. Ada 20 personel damkar yang saat ini bersiap. Jika tidak ada kendala hujan deras, proses pembersihan underpass Kemayoran diperkirakan rampung malam hari ini.

"Kalau nggak hujan lagi malam lah (selesai)," ujar Suroto.

Diketahui banjir di underpass Kemayoran terjadi sejak Selasa (25/2). Banjir sempat menggenang setinggi 7 meter.



Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan banjir yang sering merendam underpass Kemayoran, Jakpus, akibat sistem drainase yang tidak terancang.

"Setiap hujan besar, terkena banjir. Hal ini terjadi sampai sekarang karena underpass Kemayoran tidak dirancang permukiman. Awalnya ini adalah bandar udara. Sistem drainase di situ belum direncanakan untuk permukiman. Sekarang rumah permukiman. Kalau terjadi hujan, seluruh air masuk ke wilayah tersebut," kata Kasubdit Perencanaan Direktorat Sungai dan Pantai PUPR Bambang Heri Mulyono di Graha BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (28/2).

(idn/idn)