Polisi Minta Mahasiswi UI Diduga Alami Pelecehan Seksual di Kampus Melapor

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 29 Feb 2020 19:41 WIB
hand writing sexual harassment on blackboard. Symbol of violence against women
Ilustrasi pelecehan seksual (Getty Images/iStockphoto/golibtolibov)
Jakarta -

Pelecehan seksual secara verbal dialami seorang mahasiswi Universitas Indonesia (UI) Depok, Jawa Barat (Jabar). Polisi telah menemui korban dan pelaku, tapi mengatakan korban enggan melanjutkan persoalan ke jalur hukum.

"Dari korbannya sendiri kan sudah kami arahkan (untuk membuat laporan polisi). Tapi korbannya sendiri merasa bagi dia masih bisa dimaafkan," kata Kanit Reskrim Polsek Beji Iptu Hery kepada detikcom, Sabtu (29/2/2020).

Hery mengatakan, jika korban merasa perbuatan yang dilakukan pelaku terhadap dirinya tak bisa dimaafkan, mungkin korban sudah membuat laporan polisi. "Karena dalam lingkup kampus kan kalau memang kira-kira perbuatannya tidak bisa dimaafkan, mungkin langsung buat pelaporan dia. Tapi kan ini kayanya nggak," imbuh Hery.

Hery menuturkan pihaknya tak mengarahkan korban berdamai dengan pelaku. Pihak kepolisian telah mengimbau mahasiswi tersebut membuat laporan sebagai dasar penyelidikan.

"Kami tidak mengarahkan untuk damai. Kami justru menitikberatkan harus melindungi si perempuannya, apalagi ternyata dia (pelaku) bukan orang UI juga, orang luar. Kami sudah responsif setelah mendengar kabar itu. Kami sudah bertemu korban dan pelaku yang mengganggu, lalu korban memutuskan tidak membuat laporan," tutur Hery.

Hery kemudian mengimbau kepada para perempuan yang menjadi korban pelecehan, baik verbal maupun fisik, untuk tak segan-segan membuat laporan ke pihak berwajib.