Polisi Selidiki Pelaku Tawuran di Jakbar yang Sebabkan Anggota Terluka

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 29 Feb 2020 16:26 WIB
Bripda Arus Mandiri Simangundong saat menjalani perawatan di RSUD Cengkareng
Bripda Arus Mandiri Simangundong saat menjalani perawatan di RSUD Cengkareng (Foto: ANTARA/HO-Bid Humas Polda Metro Jaya)
Jakarta -

Seorang anggota Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya Bripda Arus Mandiri Simangundong terluka di bagian kaki saat berusaha melerai tawuran yang terjadi di Daan Mogot, Jakarta Barat. Polisi masih menyelidiki pihak-pihak yang terlibat dalam tawuran itu tersebut.

"Masih kami dalami sekarang," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus ketika dihubungi detikcom, Sabtu (29/2/2020).

Yusri menjelaskan Bripda Arus terkena sabetan benda tajam dari seorang pelaku tawuran. Menurut Yusri, korban saat ini dalam kondisi baik dan telah menjalani pengobatan di RSUD Cengkareng.

"Itu bukan penikaman, kena sabet aja kakinya, tapi sudah berobat. Nggak kenapa-kenapa," katanya.

Sebelumnya, anggota Direktorat Sabhara Polda Metro Jaya Bripda Arus Mandiri Simangundong ditikam orang tidak dikenal saat melerai tawuran di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membenarkan soal penyerangan anggotanya saat melerai tawuran.

Yusri menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 WIB di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat. Kejadian berawal ketika korban sedang berangkat dinas ke Mapolda Metro Jaya. Di tengah perjalanan, Bripda Arus bertemu dengan sekelompok anak-anak yang sedang tawuran dan lempar-lemparan batu.

"Korban akan melerai, tapi salah satu pelaku yang tidak senang karena ada yang melerai langsung menikam kaki kanan korban," ujar Yusri seperti dilansir Antara, Sabtu (29/2).

(azr/azr)