"Penemuan mayat terjadi berawal dari operator petugas UPK Badan Air yang sedang mengangkut sampah menggunakan alat berat ekskavator spider," kata Humas UPK Badan Air Jakbar, Apit, kepada wartawan, Sabtu (29/2/2020).
Apit mengatakan mayat bayi itu ditemukan saat petugas hendak mengangkut sampah. Mayat itu terbawa bersama sampah di baki alat berat.
"Saat ini masih dalam penanganan pihak kepolisian dan masih ada di TKP penemuan," ujar Apit.
(knv/jbr)











































