Round-Up

WNI ABK Diamond Princess: 68 Dievakuasi, 8 Tertahan karena Corona

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 29 Feb 2020 06:57 WIB
Menlu lepas tim evakuasi WNI ABK Diamond Princess
Menlu lepas tim evakuasi WNI ABK Diamond Princess (Foto: Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta -

Tim kemanusiaan yang akan mengevakuasi anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) Diamond Princess yang tengah bersandar di Yokohama, Jepang, telah dilepas. Total ada 68 WNI yang akan dievakuasi dan 8 orang lainnya tertahan karena terjangkit virus corona.

Keputusan untuk mengevakuasi 68 ABK WNI Diamond Princess itu disampaikan secara resmi oleh Menko PMK Muhadjir Effendy dalam konferensi pers di Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (27/2/2020). Keputusan evakuasi ini merupakan arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Intinya adalah rapat kali ini menindaklanjuti keputusan Bapak Presiden dan arahan beliau yang telah memutuskan bahwa pemerintah akan mengevakuasi WNI ABK Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, yang untuk sementara jumlahnya 68 orang dengan pesawat," kata Muhadjir.

Setelah dievakuasi, para ABK ini akan dibawa ke Pulau Sebaru, Kepulauan Seribu. Mereka bakal menjalani observasi.

"Adapun tempat untuk evakuasi, untuk observasi, sudah ditetapkan, yaitu di Pulau Sebaru Kecil yang nanti akan diatur sedemikian rupa dan itu akan menjadi domain tanggung jawab Kemenkes dari Pak Menkes," ujar Muhadjir.

"Kemudian untuk evakuasi akan dilakukan dengan pesawat terbang dengan memberlakukan protokol kesehatan secara ketat. Kemudian sesuai dengan standar, maka walaupun mereka-mereka ini sudah mengikuti pemeriksaan dari yang memiliki wewenang di Jepang, nanti mereka juga akan tetap diperiksa kembali setelah mereka ada di Indonesia. Jadi masih akan tetap menjalani pemeriksaan PCR," tegas Muhadjir.

Simak video Pulau Sebaru Jadi Tempat Observasi ABK World Dream, Warga Protes Anies: