ADVERTISEMENT

BPS Sulut Sebut Bayi Lahir 2019 Harapan Hidupnya Lebih lama, Kok Bisa?

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 11:51 WIB
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Dr Ateng Hartono.
Foto: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulut Dr Ateng Hartono. (Foto Antara)
Manado -

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyebut bayi yang lahir pada tahun 2019 memiliki harapan hidup lebih lama dibandingkan tahun-tahun sebelumnya di (Sulut). Perbandingannya, lebih lama 0,32 tahun di banding bayi yang lahir pada tahun sebelumnya.

"Lama harapan hidup bayi lahir tahun 2019 dapat hidup hingga 71,58 tahun, lebih lama 0,32 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir tahun sebelumnya," kata Kepala BPS Provinsi Sulut Dr Ateng Hartono di Manado, seperti dilansir Antara, Jumat (28/2/2020).

Ateng Hartono menjelaskan hal tersebut tercermin pada indeks pembangunan manusia di Sulawesi Utara yang terus mengalami kemajuan.

Pada tahun 2019, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Utara mencapai 72,99 dengan kategori tinggi. Angka ini meningkat sebesar 0,79 poin atau tumbuh sekitar 1,09 persen dibandingkan tahun 2018.

Dia menjelaskan anak-anak yang pada tahun 2019 berusia 7 tahun memiliki harapan dapat menikmati pendidikan selama 12,73 tahun (Diploma I), lebih lama 0,05 tahun dibandingkan dengan yang berumur sama pada tahun 2018.

Penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata telah menempuh pendidikan selama 9,43 tahun (kelas X), lebih lama 0,19 tahun dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada tahun 2019, katanya, masyarakat Sulawesi Utara memenuhi kebutuhan hidup dengan rata-rata pengeluaran per kapita sebesar 11,12 juta rupiah per tahun, meningkat 384 ribu rupiah dibandingkan tahun sebelumnya.

(idh/idh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT