Mbah Tardjo : Presiden Kok Seperti Mimpin Grup Band
Minggu, 04 Des 2005 15:33 WIB
Yogyakarta - Kebolehan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyanyi sudah banyak orang yang tahu. Nah sekarang, SBY disindir seperti sedang memimpin grup band. Maksudnya?Sindiran itu diungkapkan Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerjogoeritno saat memberikan pidato sambutan Konferensi Daerah (konferda) DPD PDIP DIY di Hotel Melia Purosani, Jalan Suryotomo, Yogyakarta, Minggu (4/12/2005)."Pemerintahan ini tidak jelas. Kalau jelas itu jelasnya di mana. Presiden kok seperti mimpin grup band saja, tangannya ngawe-awe (melambai-lambai - red), tapi tidak pernah berbuat," kata Mbah Tardjo, panggilan akrab Soetardjo.Selanjutnya Wakil ketua DPR RI itu melanjutkan kritikannya dengan keinginan Partai Golkar yang mau membangun Orde baru yang lucu. Lucunya terletak pada keinginan untuk memanfaatkan pegawai negeri sipil (PNS) agar kembali berpolitik. "Seperti ini, kita harus berani menentang. PDIP harus berani berada di depan untuk menentang kemauan Golkar," kata politisi gaek asal Yogyakarta itu.Menurut politisi dari PDIP itu, kasus impor beras juga harus ditolak karena Indonesia tahun ini mengalami surplus beras setelah para petani panen raya. Kebijakan impor beras itu ustru akan menguntungkan segelintir orang/pengusaha namun justru petani yang akan rugi dan menderita.Ia mengatakan DPR menolak impor beras dengan cara memakai topi caping saat menghadiri sidang. Sebab dengan mengimpor ribuan ton beras itu pengusaha akan untung hingga Rp 200 miliar lebih."Itu yang makan siapa kalau bukan pengusaha? Belum lagi sekarang ini rakyat juga dibebani yang lain," demikian Mbah Tardjo.
(iy/)











































