Seniman Pelapor Revitalisasi TIM ke DPR: Anies Komunikasi dengan DKJ Bukan Kami

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 09:24 WIB
Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (Matius Alfons/detikcom)
Foto: Revitalisasi Taman Ismail Marzuki (Matius Alfons/detikcom)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut akan lebih intensif berkomunikasi dengan seniman untuk membahas revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM). Namun Forum Seniman Peduli TIM meragukan perkataan Anies.

"Bahwa Anies akan komunikasi dengan seniman, tapi via DKJ (Dewan Kesenian Jakarta). DKJ tidak reperesentasikan seniman, seniman yang datang ke Komisi X," ucap pimpinan Forum Seniman Peduli TIM Radhar Panca Dahana, saat dihubungi, Kamis (20/2/2020).

"Karena kami kemarin itu tidak ada Dewan Kesenian Jakarta, karena kami anggap (DKJ) tidak merepersetasikan kami. Yang buat anies diundang adalah kami," imbuh dia.

Untuk diketahui, DKJ merupakan organisasi mitra atau lembaga yang diakui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Sementara itu, seniman yang tergabung dalam Forum Seniman Peduli TIM, tidak memiliki hubungan dengan pemerintah daerah.

Menurut Radhar, dengan hanya mengajak bicara DKJ, Anies tidak akan mendapat masukan yang komprehensif untuk mengelola dan revitalisasi TIM. Radhar dan seniman lainnya mengaku sudah puluhan tahun berkegiatan di TIM.

"Ngomong ekosistem itu dalam kepala dia (Anies). Sementara yang mengerti ekosistem itu bukan gubernur yang baru dua tahun, tapi seniman yang sudah 20, 30, 40 tahun. Kami kan cuma minta diajak bicara doang, tidak menolak revitalisasi," ucap Radhar.

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2 3