Blak-blakan Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus  

Umroh Tertunda, Biro Travel Jangan Minta Biaya Tambahan ke Jemaah

Deden Gunawan - detikNews
Jumat, 28 Feb 2020 07:05 WIB
M. Arfi Hatim, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus
Arvi Hatim, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus (Foto: Wildan/20detik)
Jakarta -

Pemerintah meminta agat para agen atau biro penyelenggara ibadah umrah tak mengenakan biaya tambahan kepada para jemaah yang keberangkatan ibadahnya ke Arab Saudi tertunda. Permintaan serupa juga ditujukan kepada maskapai penerbangan dan pengelola akomodasi di Saudi.

"Ini kan force majeure, jadi pemerintah berharap tidak ada biaya tambahan apapun terhadap para Jemaah. Dalam waktu dekat, kami akan menggelar pertemuan dengan penyelenggara umrah dan pihak penerbangan untuk mencarikan solusi," kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus M. Arfi Hatim kepada tim Blak-blakan, Kamis (27/2/2020) malam.

Selain itu, ia melanjutkan, Kementerian Agama melalui KBRI dan KJRI di Jeddah dan Medinah berkomunikasi dengan para pengelola hotel agar juga memberikan kebijakan khusus terhadap kejadian ini.

Bila ada Jemaah yang terpaksa membatalkan keberangkatan permanen akibat penundaan ini, Arfi Hatim menyerahkan sepenuhnya kepada kebijakan dan perjanjian di masing-masing biro perjalanan. Namun karena tiap Jemaah telah dilengkapi asuransi, ia berharap Jemaah akan mendapatkan pengembalian biaya umrah dalam jumlah utuh.

Arfi memperkirakan bila penundaan ibadah umrah berlangsung hingga dua pekan, jumlah jemaah yang tertunda keberangkatannya mencapai 40 ribu orang. Angka itu didapat dari rata-rata jumlah jemaah umrah setiap harinya selama ini yang biasa berangkat sebanyak 3.000 orang dari berbagai bandara di tanah air.


"Pada Kamis sejak diberlakukannya penundaan sementara, ada sekitar 2.000 jemaah yang batal berangkat, dan ada 1.400 jemaah yang tiba di Medinah dan Jeddah sebelum ada maklumat," kata Arfi Hatim.

Pemerintah Arab Saudi tiba-tiba menangguhkan sementara kedatangan jemaah umroh dari 23 negara, termasuk Indonesia. Keputusan atau maklumat itu dilayangkan Arab Saudi ke Indonesia pada Kamis sekitar pukul 05.00 WIB atau pukul 01.00 dinihari waktu setempat karena alasan mengantisipasi sebaran penyakit Covid-19 akibat virus corona.

Selengkapnya saksikan Blak-blakan bersama Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus M. Arfi Hatim, "Umrah Tertunda, Jemaah Tak Dikenai Biaya Lagi" di detik.com, Jumat (28/2/2020).

[Gambas:Video 20detik]





(ddg/jat)