Ribuan Jemaah Umrah Asal Sulsel Batal Berangkat, Ini Kata Gubernur

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 16:16 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah
Foto: Instagram Nurdin Abdullah
Makassar -

Ribuan calon jemaah umrah embarkasi Makassar akan tertunda keberangkatannya karena Arab Saudi menyetop kedatangan jemaah umrah terkait virus corona. Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meminta jemaah menghargai keputusan Saudi.

"Jadi kalau saya kita harus menghargai pemerintah Saudi menghentikan itu," ujar Nurdin di sela kunjungannya di Kabupaten Pinrang, Kamis (27/2/2020).

Nurdin mengatakan keputusan Saudi melarang perjalanan umrah ke wilayahnya untuk mencegah masuknya virus corona di negara tersebut.

"Karena kalau dia meluas ke seluruh dunia itu kan berbahaya. Maka harus dicut semua sumber-sumbernya," katanya.

Untuk itu, Nurdin meminta para calon jemaah umrah asal Sulsel untuk bersabar dan menunggu keputusan selanjutnya.

"Kan ini sekarang baru dilarang, jadi kita tunggu saja," paparnya.

Sebelumnya diberitakan, Ribuan calon jemaah embarkasi Makassar akan tertunda keberangkatannya karena Arab Saudi menyetop kedatangan jemaah umroh. Terkait hal tersebut, DPD Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji Umroh Republik Indonesia (AMPHURI) Sulawesi Maluku Papua akan memberi pemahaman pada ribuan calon jemaah yang sudah siap berangkat, untuk memahami kebijakan luar negeri pemerintah Arab Saudi.

"Kita berharap penundaan ini tidak lama, karena ini juga untuk kepentingan negara-negara Islam dan pemerintah Saudi sendiri sebagai penjaga Haramain," Ketua DPD AMPHURI Sulampapua, Azhar Gazali dalam keterangannya Kamis (27/2/2020).

Menurut Azhar, setiap pekan rata-rata jemaah yang berangkat ke Tanah Suci sebanyak 1.200 orang, atau rata-rata per tahun sebanyak 60.000 jemaah, yang terbang melalui hub bandara internasional Sultan Hasanuddin, Makassar.

Simak Video "Saudi Setop Umrah Gegara Virus Corona, Jokowi: Kita Hormati"

[Gambas:Video 20detik]



(nvl/tor)