Balas Anies, Ketua DPRD: Bohong Tak Ada Keuntungan dari TIM

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 14:52 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hadir dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi X di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/2/2020). Rapat membahas revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM).
Foto: Prasetio Edi Marsudi (Lamhot Aritonang/detikcom)

Prasetio juga menegaskan pihaknya tidak menghambat anggaran untuk revitalisasi TIM. Menurutnya, perlu langkah antara pemprov dengan DPRD untuk bersama-sama membangun Jakarta.

"Tanya Pak Gubernur, saya nggak pernah hambat. Saya ketok palu kalau rasio nggak bener sampai mati nggak akan saya kasih. Ketua Banggar saya, Ketua DPRD saya. Palu ada di saya, uang ada di Gubernur. Ayo kita sama-sama berkomunikasi," tutur Prasetio.

"Kalau semua hanya pinter sebelah kanan goblok ya sebelah kiri nggak betul juga. Ini pemerintah daerah. Ayo kita bangun Jakarta. Saya bicara Pak Gubernur, 'Ayo udah selesai nih pilkada, pilgub, ayo yang baik teruskan, yang jelek ayo kita bicara'," imbuhnya.

Prasetio menegaskan dirinya tak mau kecolongan soal anggaran revitalisasi TIM. Menurutnya, akan mudah jika komunikasi pemprov dengan DPRD lancar.

"Ini kan enak jalannya, tapi nggak tahu dil lingkaran Pak Gubernur itu apa saya nggak ngerti ini. Apa ada tim bayangan-bayangan atau apa, saya nggak ngerti. Saya lihat saya nggak mau kecolongan. Tanda tangan Banggar, tanda tangan saya, ada apa-apa kena saya," tegasnya.

Halaman

(azr/gbr)