Ditangkap Bawa Ganja, Residivis di NTB Bicara Ngawur saat Ditanya Polisi

Faruk - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 13:36 WIB
Ditangkap bawa ganja, residivis di NTB bicara ngawur saat ditanya polisi (Faruk/detikcom)
Foto: Polisi rilis kasus residivis di NTB bicara ngawur usai ditangkap bawa ganja (Faruk/detikcom)
Dompu -

Ada-ada saja kelakuan AR (31). Pemuda di Dompu, NTB itu berbicara melantur seperti orang kelainan jiwa ketika ditangkap polisi membawa ganja setengah kilogram yang akan diedarkan di wilayah Dompu.

"Saat ditangkap, dia ini ngomongnya ngaco dan ngawur. Ketika kita mengambil keterangan, jawaban dia ngawur dan tidak jelas," ungkap Kapolres Dompu AKBP Syarif Hidayat kepada wartawan, Kamis (27/2/2020).

Pelaku ditangkap pada Selasa (25/2) malam di kuburan Rade Sala Dompu. Saat itu pelaku sedang berdiri menunggu jemputan dan menyembunyikan ganja di ranting pohon.

"Kita akan bawa ke Rumah Sakit Jiwa Lombok Mataram untuk dites kejiwaannya," ujar Syarif.

Kapolres juga mengatakan, pelaku ini merupakan residivis dalam kasus yang sama di wilayah Kabupaten Bima dan baru satu tahun keluar dari penjara.

"Pelaku ini baru keluar penjara dan merupakan residivis di Bima dengan kasus yang sama," jelasnya.

Polisi masih menyelidiki sumber ganja yang dibawa oleh pelaku. Polisi kesulitan mengorek keterangan karena pelaku memberikan jawaban yang tidak jelas. Untuk mendalami itu, polisi juga akan memeriksa jaringan komunikasi pada handphone pelaku.

"Kita belum ketahui asal barangnya dari mana, saat ditangkap HP-nya mati. HP nya sedang kita kloning di Polda. Dia dari Bima menggunakan bis, dan menuju TKP dengan jalan kaki," tandasnya.

(gbr/gbr)