F-NasDem Usul DPR Panggil Ulang Anies-RK Rapat Bahas Banjir

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 08:54 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi sejumlah menteri, menggelar rapat bersama pejabat daerah membahas pencegahan dan penangananbanjir Jabotabek, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (08/01/2020). Hadir pejabat daerah antara lain Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Banten, Wahidin Halid, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, dan Bupati Bogor Ade Yasin.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

DPR RI kecewa Gubernur DKI Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil karena tidak hadir dalam rapat dengar pendapat membahas permasalahan banjir. Fraksi NasDem DPRD DKI mempertanyakan surat undangan dari DPR, bisa saja menurutnya undangan itu datang mendadak.

"Sekarang gini, ini surat dari DPR RI itu secara mendadak atau nggak,itu kita perlu tahu, kalau misalnya itu dikirim sehari sebelumnya kan gubernur kan punya agenda lain," kata Wakil ketua Fraksi NasDem DKI, Nova Harivan Paloh,kepada wartawan, Kamis (23/2/2020).


Namun,menurut Nova, Anies pasti merespons surat undangan rapat dari DPR. Hanya saja,ada agenda lain sehingga tidak bisa menghadiri rapat tersebut.

"Saya rasa si Pak Anies merespons juga. Tapi beliau mungkin ada agenda lain, mungkin sudah diagendakan terus mendadak tidak bisa," ujarnya.

Nova mengatakan DPR RI bisa menjadwalkan ulang rapat dengar pendapat bersama pihak terkait dalam penanganan banjir. Tentunya menurut Nova dengan mempertimbangkan jadwal Gubernur.


"Kalau mau lebih jelas lagi ya undang lagi aja, diundang ulang dalam artian ini kan mau ada keseriusan dalam penanganan banjir kan," ucapnya.

Sejatinya Anies dan RK serta kepala daerah lainnya dijadwalkan menghadiri RDP Komisi V DPR dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Kepala Basarnas Marsdya Bagus Puruhito perihal banjir pada Rabu (26/2/2020).

Simak Video "Anies-Kang Emil Mangkir, Rapat Soal Banjir di Komisi V DPR Ditunda!"



Selanjutnya
Halaman
1 2