Tak Terpengaruh Survei, NasDem Tegaskan Akan Usung Capres Konvensi

Eva Safitri - detikNews
Kamis, 27 Feb 2020 04:21 WIB
Screenshot drooftalk Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya
Foto: Screenshot d'rooftalk Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya
Jakarta -

Partai NasDem mengatakan tidak terlalu mempertimbangkan terkait tokoh-tokoh yang masuk dalam bursa calon presiden (capres) tahun 2024. NasDem menegaskan pihaknya akan mengusung capres 2024 berdasarkan hasil konvensi.

"Kalau langsung tentu tidak (terlalu berpengaruh), artinya elektabilitas NasDem 2,5 persen, NasDem itu kan Manchester City, kekuatannya bukan pada elektabilitas partai, kita sadar betul kenapa partai ini menjadi partai modern, partai yang terbuka, karena kita tidak seperti PDIP dan Golkar yang memiliki basis kekuatan tradisional strong voters. Partai ini ya Manchester Vity, kalau mau menang ya transfer, bikin konvensi," kata Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya, dalam acara d'Rooftalk bertajuk 'Survei Dini Pengganti Jokowi', yang disiarkan di detikcom, Rabu (26/2/2020).

"Maka kemudian ya kalau Anies makan nasi kebuli, Ridwan Kamil, ada Sandiaga Uno juga, atau kalau Pak Prabowo mau ikut konvensi ya boleh saja. artinya ini partai dipersiapkan sebagai kendaraan untuk kemudian mem-promote putra putri yang mau jadi presiden, ya kalau kader partai mau ikut silakan," lanjut Willy.

Willy menyebut NasDem akan mengusung capres sesuai dengan hasil konvensi yang akan dilakukan tahun 2022 mendatang. Meski begitu, pihaknya akan tetap berkoalisi untuk bersatu mendukung capres pilihannya.

"Artinya semua yang mendaftar di NasDem yang mengikuti konvensi dua tahun sebelum pilpres 2024 itu diselenggarakan itulah yang diusung oleh NasDem, tapi NasDem sadar, kan separuh baru tiketnya, separuh lagi harus dengan koalisi, itulah NasDem giat berdialog, berdiskusi, bersilaturahni dengan Golkar, PKS, PAN, untuk memastikan tiket itu tidak hanya milik partai NasDem tapi begitu konvensi dilaksanakan NasDem memiliki tiket untuk mengusung siapa menjadi pemenang dari konvensi itu," katanya.

(eva/dkp)