Tabung Gas Meledak di RS Bersalin Purworejo
Sabtu, 03 Des 2005 15:45 WIB
Purworejo - Sebuah tabung gas meledak di dapur kompleks Rumah Sakit Bersalin Permata Kabupaten Purworejo-Jawa Tengah. Akibatnya satu orang mengalami luka berat serta harus dilarikan ke rumah sakit. Sementara itu bagian dapur rusak serta kaca-kaca sekitar rumah sakit dan sebuah aquarium ikut hancur.Peristiwa itu terjadi Sabtu (3/12/2005) pukul 05.30 WIB di RS Bersalin Permata yang terletak di Jl Mayjen Sutoyo sebelah barat Alun Alun Purworejo. Saat tabung gas untuk kompor masak itu meledak mengakibatkan Nishob anak pemilik RS (dr Hidayat Azhari) terpaksa dilarikan ke RSU Sultan Agung Semarang. Nishobmengalami luka cukup serius dibagian tangan, wajah dan tubuh lainnya.Namun beberapa pasien terutama ibu dan bayi yang sedang dirawat semuanya selamat. Empat pasien yakni ibu yang melahirkan beserta bayinya masing-masing selamat. Kini mereka telah dipindahkan ke ruangan lain di rumah sakit tersebut. Hamdan Azhari, adik pemilik RS kepada wartawan menuturkan ketika Nishob berada di dekat dapur mendengar bunyi desis yang cukup keras. Ternyata setelah masuk ke dapur bunyi desis itu berasal dari tabung gas kompor. "Ketika hendak mematikan tabungnya atau entah bagaimana tiba-tiba meledak. Nishob sempatterlempar dan berteriak minta tolong," katanya.Menurut Hamdan, dapur berukuran 3x2 meter itu adalah dapur milik Fauzi Fahrudin (kakak Hidayat) yang membuka usaha mini market Al Azhar di samping rumah sakit. Namun kebetulan antara rumah sakit dengan mini market dihubungkan sebuah pintu.Sementara itu salah seorang pasien, Margini (20) didampingi suaminya Iswantoro (27) warga Jogoboyo Kecamatan Purwodadi mengaku, kaget saat peristiwa itu terjadi. Kaca pintu dan jendela ruangan tempat dia dirawat hancur. Pecahan kaca-kaca jendela terlihat menutupi selimut penutup bayi dan bagian muka bayilaki-laki, anak pertama mereka yang lahir Kamis (1/12) malam kemarin. "Anak saya selamat, meski mukanya penuh dengan pecahan kaca," kata Margini sambil menujuk arah bayinya yang berada pada tempat tidur khusus bayi di sampingnya.Sampai saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan di sekitar TKP dan juga memasang "police line" di lokasi. Sedangkan warga masyarakat hanya dapat melihat dari depan pagar rumah sakit karena tidak setiap orang diizinkan masuk.
(jon/)











































