Reshuffle Kabinet, PPP Ajukan Pertemuan dengan SBY

Reshuffle Kabinet, PPP Ajukan Pertemuan dengan SBY

- detikNews
Sabtu, 03 Des 2005 10:57 WIB
Jakarta - Rencana reshuffle Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) membuat partai-partai yang selama ini disebut-sebut sebagai partai penyokong pemerintah ikut gerah. Kader-kader partai yang menjadi menteri pun ikut dag-dig-dug. Apakah akan termasuk yang direshuffle atau tidak. Beberapa pimpinan partai menemui SBY untuk memastikan nasibnya, apakah kadernya termasuk yang direshuffle atau tetap bertahan.Sebut saja, Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir. Sejak awal ia sudah bolak-balik ke Istana untuk memastikan apakah kadernya "aman" atau masuk daftar yang akan diganti. Setelah berapa kali bertemu dengan SBY, Soetrisno baru yakin, kader PAN dan Muhammadiyah aman. Hal yang sama juga dilakukan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin. Hilmi bertemu dengan Yudhoyono pada Senin (28/11/2005) lalu. Dalam pertemuan tersebut, Hilmi mengaku melaporkan hasil rapat Majelis Syuro PKS. Beberapa sumber di PKS menyebutkan pertemuan tersebut juga menyinggung bentuk dukungan konkret PKS ke SBY di kabinet. "SBY menawarkan Menpera Yusuf Asyari untuk diganti kader PKS lainya. Ini yang lagi dibicarakan." ujar sumber di PKS.Lalu bagaimana dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Selama ini partai berlambang Kabah ini mempunyai dua orang kadernya di kabinet. Mereka adalah Menteri Koperasi dan UKM Suryadarma Ali dan Menneg BUMN Sugiharto. Terhadap kedua orang ini belum disebut-sebut apakah akan dirombak. Kedua kader PPP ini konon tidak disukai DPP PPP karena tidak memberikan konstribusi ke partai, dan DPP PPP meminta SBY menggantikannya dengan kader PPP lainnya."Kami belum bertemu dengan Presiden. Lagi dicari waktu untuk bertemu. Dalam 2-3 hari ini mudah-mudahan sudah bertemu sehingga bisa bicarakan masalah ini. Minggu atau Senin kita akan diskusi dengan Presiden," kata Sekretaris Fraksi PPP Lukman Hakiem kepada detikcom, Sabtu (3/12/2005) saat dihubungi melalui sambungan telepon. Lukman menyambut baik rencana reshuffle ini, dengan harapan orang-orang yang dipilih SBY nantinya orang yang tepat, sehingga kinerja kabinet bertambah bagus. (jon/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads