Pemobil Teriak 'Kafir' yang Tabrak Puluhan Motor Divonis Gangguan Jiwa Akut

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 14:12 WIB
Karumkit RS Bhayangkara Polda Sulsel Kombes dr Farid Amansyah (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Foto: Karumkit RS Bhayangkara Polda Sulsel Kombes dr Farid Amansyah (Hermawan Mappiwali/detikcom)
Makassar -

Baharuddin, pengendara mobil yang menabrak puluhan pengendara motor sambil berteriak kafir di Jl Urip Sumoharjo, Makassar, divonis dokter mengalami gangguan jiwa akut. Dia kini masih dirawat di RS Bhayangkara Polda Sulsel.

Pantauan detikcom sekitar pukul 14.25 Wita, Baharuddin menjalani perawatan di salah satu kamar perawatan di area Love Bird RS Bhayangkara Polda Sulsel. Baharuddin tampak ditemani sejumlah kerabat dan istrinya.

"Untuk penanganan di sini, kami menangani gangguan jiwa akutnya dan menangani luka akibat diamuk massa," ujar Karumkit RS Bhayangkara Polda Sulsel Kombes dr Farid Amansyah kepada wartawan di kantornya, Jl Andi Mappaoddang, Rabu (26/2/2020).

Farid menjelaskan membenarkan bila Baharuddin memang pernah ditangani oleh salah satu dokter di Makassar.

"Ternyata setelah kami mendalami, yang bersangkutan tiga tahun sebelumnya merupakan pasien salah satu dokter psikiater di Makassar," kata dr Farid.

Namun, kata dr Farid, proses berobat yang selama ini dijalani Baharuddin tidak berjalan teratur. Alhasil, gangguan kejiwaan yang dialami Baharuddin menjadi akut.

"Jadi gangguan kejiwaan yang akut ini terjadi pada orang yang sudah lama berobat namun terputus sehingga bisa lagi bangkit episode-episode menjadi psikotik dan paranoid, tapi kami akan mendalami itu," katanya.

Diberitakan sebelumnya, insiden tabrak lari terhadap puluhan pengendara motor ini terjadi di Jl Urip Sumoharjo, sekitar pukul 19.30 Wita, Selasa (25/2). Baharuddin selaku pengendara diamuk massa hingga babak belur.

Baharuddin juga disebut sempat berteriak kafir kepada korban yang ditabrak. Hal itu disampaikan istrinya, Fatimah ke polisi.

"(Semua yang ditabrak) dibilangi kafir menurut keterangan istrinya. Termasuk istrinya sendiri diancam," ujar Kepala SPKT III Polsek Panakkukang Ipda Ambo Tang kepada wartawan di Polsek Panakkukang.

Hingga akhirnya, belakangan diketahui Baharuddin mengalami masalah kejiwaan. Bahkan sudah level akut.

(gbr/gbr)