WNI Kru Diamond Princess Dievakuasi Pakai Kapal atau Pesawat? Ini Kata Jokowi

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 13:25 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Foto: Andhika/detikcom)
Presiden Joko Widodo (Andhika Prasetya/detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemerintah belum memutuskan WNI kru kapal pesiar Diamond Princess akan dievakuasi menggunakan kapal atau pesawat. Semua alternatif tengah dikalkulasi.

"Ada dua, (kapal) laut maupun pesawat. Ada risiko dan hitung-hitungan semuanya. Pulau di mananya belum. Jangan dianggap mudah," kata Jokowi di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020).

Jokowi mengatakan proses evakuasi para kru kapal tersebut masih dinegosiasikan dengan otoritas Jepang. Menurut dia, ada banyak hal yang dipertimbangkan.

"Tanyakan ke Menko PMK atau Menteri Kesehatan, karena banyak hal. Sekali lagi, ini masalahnya sudah menjalar ke banyak negara. Dari yang dulu Wuhan, Tiongkok, kemudian masuk ke Korea juga, kemudian ada epicentrum di kapal di Jepang. Kemudian ini ada di Iran, ada di Italia," ujar dia.

Sebelumnya, kru kapal asal Indonesia di Diamond Princess meminta agar segera dievakuasi. Mereka juga meminta pemerintah tidak menjemput mereka dengan kapal laut yang memakan waktu dua minggu perjalanan sampai ke Jepang.

Mereka merasa seakan-akan dibunuh perlahan-lahan karena berpotensi untuk tertular virus Corona. Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan itu hanya masalah persepsi.

"Ya itu kan persepsi. Makanya saya ngomong, tim trauma healing lah yang turun. Ya toh," kata Terawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (25/2).

Terawan mengatakan pihaknya akan mengirim tim psikiatri untuk membantu trauma healing WNI. Tim trauma healing, kata dia, akan memastikan kondisi kesehatan, terutama yang berkaitan dengan psikologi para WNI ABK yang berada di Kapal Diamond Princess.

Simak Video "Siang Ini, 188 WNI di Kapal World Dream Akan Berangkat ke Sebaru"

[Gambas:Video 20detik]

(knv/azr)