Menag Ungkap Strategi Antisipasi Masalah Pengrusakan Rumah Ibadah

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 12:11 WIB
Komisi VIII rapat dengan Menag (Lisye Rahayu - detikcom)
Foto: Komisi VIII rapat dengan Menag (Lisye Rahayu - detikcom)
Jakarta -

Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan telah memiliki strategi untuk mengatasi konflik pendirian dan pengrusakan rumah ibadah. Fachrul mengatakan konflik itu akan dicegah sebelum muncul ke publik.

"Kemudian tentang rumah ibadah kami, sudah coba pola baru mudah-mudahan bisa lebih baik. Kebetulan kami kalau ditanya pasti kami mengatakan masalah rumah ibadah kecil sekali. Tapi sebetulnya kalau kita inventarisasi di lapangan memang cukup besar," kata Facrul saat rapat dengan Komisi VIII DPR RI di Gedung DPR, Senayan Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020).

Fachrul mengatakan, Kemenag akan menyelesaikan konflik tersebut sebelum muncul di ruang publik. Teknis tersebut sudah dilakukan di beberapa daerah.

"Tapi kami akan coba mengeliminasi sebelum dia muncul ke permukaan. ini yang sudah kami lakukan. Beberapa tempat sudah mulai baik, jalan. Dan kami akan coba ke depan," ungkapnya.

Fachrul mengatakan apabila konflik rumah ibadah itu sudah muncul ke permukaan akan dimanfaatkan oleh berbagai pihak. Seperti munculnya gengsi dan unsur politik.

"Karena biasanya kalau sudah terlanjur ke permukaan di dalamnya sudah muncul gengsi, sudah muncul masalah politik dan sebagainya," katanya.

Dengan demikian, Fachrul mengatakan pengrusakan rumah ibadah itu akan diatasi lebih awal sebelum ramai di publik. Dia menyebut Kemenag sudah mendata tempat rawan konflik pendirian dan pengrusakan rumah ibadah.

"Sehingga ke depan kita coba untuk mengatasinya lebih awal sebelum dia muncul ke permukaan. Sudah kami inventarisasi di semua seluruh Indonesia nanti akan kami mulai dari tempat-tempat tertentu yang menjadi skala prioritas," tegas Fachrul.

(lir/zlf)