Round-Up

Hukuman Jilat Sendok Bertinja Bikin Siswa Seminari Dikeluarkan Sekolah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 26 Feb 2020 06:11 WIB
Lecture room or School empty classroom with Student taking exams, writing examination for studying lessons in high school thailand, interior of secondary education, whiteboard. educational concept
Foto: Ilustrasi sekolah. (iStock-detikcom)
Jakarta -

Sebanyak 30 orang siswa SMP kelas VII Seminari Bunda Segala Bangsa Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipaksa seniornya menjilat sendok yang sudah dioleskan ke kotoran manusia. 2 senior yang merupakan siswa SMA itu pun dikeluarkan dari sekolah.

Masalah ini bermula ketika dua senior yang bertugas membimbing kegiatan siswa sehari-hari memeriksa kebersihan di asrama pada pukul 05.13 WIB, Rabu (19/2/2020). Untuk diketahui, siswa SMA dan SMP di sekolah itu tinggal di asrama.

"Jadi, kelas VII atau kelas I SMP kan dilakukan pemeriksaan kebersihan oleh siswa SMA atau senionya yang bimbing kegiatan sehari-hari, dua orang," kata Kapolres Sikka AKBP Sajimin saat dihubungi detikcom, Selasa (25/2/2020).

Saat pemeriksaan, dua senior pembimbing menemukan kotoran manusia di salah satu lemari. Dua senior itu lalu bertanya kepada siswa-siswa kelas VII, tapi tidak ada yang mengaku.

"Dalam pemeriksaan itu dalam almari ditemukan kotoran manusia di dalam plastik. Ditanyakan anak-anak SMP ini, siapa yang naruh dan sebagainya, dari 30 itu tidak ada yang ngaku," ujarnya.

"Karena tak ngaku, akhirnya sendok itu dioleskan ke kotoran, disuruh jilat satu per satu. Bukan perpeloncoan. Total 30 orang (siswa SMP)," imbuhnya.

Usai itu, seorang siswa berinisial K pulang ke rumah. Dia tidak kembali ke sekolah hingga tanggal 21 Februari karena takut ketahuan.

"Karena dia takut, diantar ke orang tua ke sekolah," ucapnya. Pihak sekolah lalu melakukan pertemuan dengan para orang tua siswa terkait masalah itu.

Simak juga video Guru Tersangka Tewasnya 10 Siswi dalam Susur Sungai Minta Maaf:

Selanjutnya
Halaman
1 2