Berenang di Kali Mampang Saat Banjir, Seorang Santri Tewas Tenggelam

Matius Alfons - detikNews
Selasa, 25 Feb 2020 20:40 WIB
ilustrasi tenggelam
Foto ilustrasi tenggelam (Thinkstock)
Jakarta -

Seorang santri bernama Agus Wijayanto (15) terhanyut saat berenang di tengah kondisi banjir di Kali Mampang, Kalibata, Jakarta Selatan. Korban ditemukan beberapa jam kemudian dalam kondisi meninggal dunia.

"Awalnya korban berenang bersama teman-temannya pada pukul 09.00 WIB pagi tadi dan diduga hanyut pada pukul 10.00 WIB," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus dalam keterangan kepada wartawan, Selasa (25/2/2020).

Selang beberapa jam kemudian, tepatnya pada pukul 16.15 WIB, jasad korban ditemukan oleh seorang warga di Kali Mampang, Mampang Prapatan. Saat itu jasad korban ditemukan mengapung di Kali Mampang.

"Tiba-tiba melihat bagian tubuh manusia berupa kaki dan pantat dalam keadaan tertelungkup di Kali Mampang," tuturnya.



Saksi mengenali ciri-ciri mayat tersebut adalah Agus Wijayanto. Saksi kemudian menghubungi RT setempat dan selanjutnya mengevakuasi korban ke pinggir kali.

"Sebelumnya Bhabinkamtibmas Tegal Parang, Kecamatan Mampang, Brigadir Muhlis dihubungi oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalibata, Pancoran Aiptu Tofik, bahwa ada seorang santri Ponpes Darul Islah yang bernama Agus Wijayanto hanyut pada saat berenang bersama teman-temannya," jelasnya.

Korban selanjutnya dievakuasi ke daratan. Korban selanjutnya dibawa ke rumah keluarganya.

Lebih lanjut, Yusri mengimbau warga mengawasi anak-anaknya saat musim hujan dan banjir.

"Jaga anak-anak agar jangan sampai main-main di kali, terutama pada saat banjir, karena itu berbahaya," tandas Yusri.


(maa/mea)